Janji Kampanye Banyak Diingkari, Wali Kota Ini Dipasung Warganya

SAN BUENAVENTURA, SERUJI.CO.ID – Hati-hati jika anda banyak mengumbar janji saat mencalonkan diri menjadi kepala daerah. Karena jika janji-janji tersebut tidak bisa anda penuhi, bisa jadi anda akan mengalami perlakuan dari rakyat seperti yang dialami Wali Kota di sebuah Kota di negara Bolivia Utara ini. Dipasung !!

Javier Delgado, Wali Kota San Buenaventura, Bolivia Utara, harus mengalami nasib buruk dipasung warganya sendiri. Pasalnya Javier dinilai warga banyak mengingkari janji yang ia sampaikan saat kampanye pemilihan Wali Kota.

Pemasungan Wali Kota ini, sebagaimana dikutip dari media Oddity Central, Kamis (8/3) memanfaatkan aturan yang ada di konstitusi Bolivia Utara, Keadilan Sosial. Dengan cara itu warga ingin mengingatkan Javier atas kinerja buruknya memimpin Kota dan banyak janjinya yang tidak ditepati.

Javier dipasung warga saat hendak meresmikan sebuah jembatan pada 25 Februari lalu disebuah lokasi di Kota tersebut. Belum sempat melakukan peresmian ia sudah dikepung warga yang marah  untuk memberikan sebuah “pelajaran” kepadanya.Tanpa basa-basi, mereka membawa Javier ke sebuah tanah lapang dan memasung sebelah kakinya ke dalam alat pasungan yang telah disediakan.

“Mereka bahkan tidak memberi saya kesempatan untuk mencari tahu mengapa saya dihukum seperti ini. Tapi saya tidak melakukan perlawanan karena mengetahui ada risiko,” kata Javiers sebagaimana dirilis media setempat La Razon.

Foto-foto sang Wali Kota yang dipasung selama satu jam tersebut, beredar luas sejak akhir Februari lalu di media sosial dan situs berita online di Amerika Selatan.

Dalam foto tersebut, terlihat Javier tengah duduk di tanah dengan satu kaki terjebak dalam pasungan. Ia dikelilingi warga kota yang kecewa dan marah.

Setelah selama satu jam dipasung barulah Wali Kota yang dianggap suka ingkar janji tersebut dilepaskan.

“Kemudian, mereka memberi saya kesempatan untuk menjelaskan. Kemudian mereka meminta maaf karena telah  dimanipulasi dan salah informasi,” jelasnya.

Hukuman sosial di Bolivia Utara ini merupakan yang ketiga diterapkan kepada Javier selama dua setengah tahun masa jabatannya.

Andai hukuman sosial seperti itu diterapkan di Indonesia, kira-kira berapa banyak kepala daerah yang akan dipasung? (ARif R/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo Subianto, “What Is To Be Done”: Catatan atas Pidato Prabowo

Pidato Prabowo Subianto menggelegar di bumi nusantara kemarin malam. Jutaan atau puluhan juta menyaksikan pidato visi-misi tersebut. Dari sisi pidato, Prabowo luar biasa, mampu sebagai "singa podium", yang menjelaskan pikiran-pikirannya seolah berinteraksi dengan suasana audiens dan seolah tanpa teks.

Orang-Orang Merdeka

Sejak media menjadi industri, informasi dan berita harus tunduk pada kepentingan pemilik modal, dan erubahlan wartawan hanya sebagai alat produksi semata

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Saldo Rekening Anda Tiba-Tiba Berkurang/Bertambah? Begini Penjelasan Bank Mandiri

Sejak pagi tadi, Sabtu (20/7) beberapa nasabah Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengeluhkan saldo di rekeningnya tiba-tiba berubah. Ada yang saldonya berkurang bahkan jadi nol, ada juga yang tiba-tiba bertambah.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.