Janji Kampanye Banyak Diingkari, Wali Kota Ini Dipasung Warganya

0
303
wali kota dipasung
Javier Delgado, Wali Kota San Buenaventura, Bolivia Utara, harus mengalami nasib buruk dipasung warganya sendiri.

SAN BUENAVENTURA, SERUJI.CO.ID – Hati-hati jika anda banyak mengumbar janji saat mencalonkan diri menjadi kepala daerah. Karena jika janji-janji tersebut tidak bisa anda penuhi, bisa jadi anda akan mengalami perlakuan dari rakyat seperti yang dialami Wali Kota di sebuah Kota di negara Bolivia Utara ini. Dipasung !!

Javier Delgado, Wali Kota San Buenaventura, Bolivia Utara, harus mengalami nasib buruk dipasung warganya sendiri. Pasalnya Javier dinilai warga banyak mengingkari janji yang ia sampaikan saat kampanye pemilihan Wali Kota.

Pemasungan Wali Kota ini, sebagaimana dikutip dari media Oddity Central, Kamis (8/3) memanfaatkan aturan yang ada di konstitusi Bolivia Utara, Keadilan Sosial. Dengan cara itu warga ingin mengingatkan Javier atas kinerja buruknya memimpin Kota dan banyak janjinya yang tidak ditepati.

Javier dipasung warga saat hendak meresmikan sebuah jembatan pada 25 Februari lalu disebuah lokasi di Kota tersebut. Belum sempat melakukan peresmian ia sudah dikepung warga yang marah  untuk memberikan sebuah “pelajaran” kepadanya.Tanpa basa-basi, mereka membawa Javier ke sebuah tanah lapang dan memasung sebelah kakinya ke dalam alat pasungan yang telah disediakan.

“Mereka bahkan tidak memberi saya kesempatan untuk mencari tahu mengapa saya dihukum seperti ini. Tapi saya tidak melakukan perlawanan karena mengetahui ada risiko,” kata Javiers sebagaimana dirilis media setempat La Razon.

Foto-foto sang Wali Kota yang dipasung selama satu jam tersebut, beredar luas sejak akhir Februari lalu di media sosial dan situs berita online di Amerika Selatan.

Dalam foto tersebut, terlihat Javier tengah duduk di tanah dengan satu kaki terjebak dalam pasungan. Ia dikelilingi warga kota yang kecewa dan marah.

Setelah selama satu jam dipasung barulah Wali Kota yang dianggap suka ingkar janji tersebut dilepaskan.

“Kemudian, mereka memberi saya kesempatan untuk menjelaskan. Kemudian mereka meminta maaf karena telah  dimanipulasi dan salah informasi,” jelasnya.

Hukuman sosial di Bolivia Utara ini merupakan yang ketiga diterapkan kepada Javier selama dua setengah tahun masa jabatannya.

Andai hukuman sosial seperti itu diterapkan di Indonesia, kira-kira berapa banyak kepala daerah yang akan dipasung? (ARif R/Hrn)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU