Demo Pengemudi Truk, Presiden Brazil Ancam Kerahkan Pasukan Federal

BRAZIL, SERUJI.CO.ID – Presiden Brazil Michel Temer pada Jumat (25/5) mengancam akan mengerahkan pasukan federal untuk membubarkan protes di seluruh negeri itu oleh pengemudi truk yang menuntut harga bahan bakar yang lebih murah.

Ia mengumumkan rencana keamanan di seluruh negeri tersebut, yang segera berlaku, yang memberi pasukan federal wewenang untuk menyita truk dan melucuti penghalang jalan.

Temer mengeluh bahwa pengemudi truk memasuki hari kelima pemogokan meskipun mencapai satu kesepakatan dengan pemerintahnya pada Kamis (24/5) larut malam.

“Pemerintah memiliki keberanian untuk berunding dan sekarang akan memiliki keberanian untuk menggunakan wewenangnya dalam mempertahankan rakyat Brazil,” kata Presiden Brazil tersebut.

Protes itu dimulai pada Senin (21/5). Pengemudi menghalangi jalan raya di seluruh Brazil, melumpuhkan pengiriman barang dan memicu kekurangan bahan bakar, makanan serta pasokan dasar lain.

Temer menggambarkan mereka yang masih memprotes sebagai minoritas radikal yang ingin bertanggung-jawab karena mengakibatkan kerugian pada konsumer.

Pengemudi truk yang diwawancarai oleh tim berita lokal mengatakan pemerintah hanya menawarkan penyelesaian sementara yang tidak memadai bagi masalah kenaikan harga bahan bakar.

Menurut ketentuan dalam kesepakatan itu, pengemudi truk akan menghentikan pemogokan setidaknya selama 15 hari dan pemerintah akan menurunkan harga bahan bakar sampai 10 persen selama 30 hari, dan berjanji akan menstabilkan harga bensin.

Harga bahan bakar diesel telah melonjak sampai lebih dari 50 persen sejak Juli, setelah pembaruan untuk meliberalkan harga bahan bakar.

Sementara itu, di kota besar utama seperti Rio de Janeiro dan Sao Paulo, pasar swalayan dan restoran kekurangan bahan baku segar, sementara harga buah dan sayuran telah naik dua-kali lipat atau lebih.

Kekurangan bahan bakar telah parah di beberapa kota besar tempat hanya separuh armada bus transit umum beroperasi.

Palmas di Negara Bagian Tocantins di Brazil Utara menjadi ibu kota negara bagian pertama yang benar-benar kehabisan bahan bakar. Di daerah metropolitan Rio de Janeiro, 90 persen stasiun pompa bensin melaporkan mereka benar-benar kehabisan bahan bakar. Di Porto Alegre, Ibu Kota Negarai Bagian Rio Grande do Sul di bagian selatan negeri tersebut, stasiun pompa gas hanya menjual diesel dan etanol.

Di Ibu Kota Brazil, Brasilia, bandar udara kehabisan bahan bakar pada Jumat (25/5) pagi, sehingga beberapa penerbangan dibatalkan. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER