Ratusan Ribu Rokok Ilegal Dimusnahkan Oleh Bea Cukai Aceh

BANDA ACEH, SERUJI.CO.ID – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Aceh memusnahkan ratusan ribu batang rokok ilegal eks kepabeanan di provinsi itu dengan cara dibakar.

Pemusnahan rokok ilegal tersebut dilakukan di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Aceh di kawasan Lueng Bata, Kota Banda Aceh, Selasa (10/7).

“Pemusnahan ini untuk melindungi industri rokok dalam negeri dan masyarakat dari beredarnya barang-barang ilegal. Beredarnya barang ilegal juga merugikan penerimaan negara,” kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Aceh Agus Yulianto.

Agus Yulianto menyebutkan, rokok ilegal yang dimusnahkan mencapai 390.505 batang. Sedangkan potensi kerugian negara dari rokok ilegal tersebut mencapai Rp156,6 juta.

Ratusan ribu batang rokok ilegal yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil penindakan wilayah tugas Kantor Pengawasan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Meulaboh dan Lhokseumawe.

“Modus pelanggaran yang digunakan yakni tidak melekatkan pita cukai. KPPBC Meulaboh mengamankan 81.552 batang dan KPPBC Lhokseumawe menyita 308 ribu batang rokok ilegal,” kata dia.

Agus Yulianto menambahkan, rokok ilegal yang dimusnahkan tersebut sebelumnya dinyatakan barang milik negara dan mendapat persetujuan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang.

“Pemerintah melalui Bea Cukai tidak akan mengendurkan pengawasan dalam menciptakan stabilitas dalam negeri. Kami juga mengingatkan pelaku usaha mematuhi aturan dengan membayar cukai,” demikian Agus Yulianto. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tidak Larang Demo Saat Pelantikan, Jokowi: Dijamin Konstitusi

Presiden Jokowi menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang aksi unjuk rasa atau demonstrasi yang ingin dilakukan masyarakat, menjelang dan saat pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih Pilpres 2019, pada tanggal 20 Oktober mendatang.

La Nyalla: Kongres PSSI Merupakan Momentum Mengembalikan Kedaulatan Voters

"Dengan hak suaranya di kongres, voters lah yang akan menjadi penentu hitam putihnya sepakbola negeri ini. Sebab, voters-lah yang memilih 15 pejabat elit PSSI untuk periode 2019-2023. Yaitu Ketua Umum, 2 Wakil Ketua Umum, dan 12 Exco," kata La Nyalla

Rhenald Kasali: CEO Harus Bisa Bedakan Resesi dengan Disrupsi

Pakar disrupsi Indonesia, Prof Rhenald Kasali mengingatkan agar pelaku usaha dan BUMN bisa membedakan ancaman resesi dengan disrupsi. Terlebih saat sejumlah unicorn mulai diuji di pasar modal dan beralih dari angel investor ke publik.

Ditengah Merapatnya Prabowo ke Jokowi, Sandiaga “Deklarasi” Kembali ke Gerindra

Sandiaga Uno yang sebelum Pilpres 2019 menyatakan keluar dari Partai Gerindra untuk berpasangan dengan Prabowo di Pilpres 2019, hari ini Selasa (15/10) menyatakan kembali ke partai asalnya tersebut.

Anda Penderita Tukak Lambung? Catat, Inilah Obat Pengganti Ranitidin Yang Telah Ditarik

Dari laman resmi BPOM yang diakses di Jakarta, Selasa (15/10), menyebut obat dengan Ranitidin saat ini ditarik secara sementara karena diduga mengandung cemaran N-Nitrosodimethylamine (NDMA) yang memicu kanker (karsinogenik).

Sesuai Anjuran Anies, Pemkot Jaktim Siapkan Trotoar Jatinegara Untuk Berdagang PKL

Pemerintah Kota Jakarta Timur saat ini sedang menyiapkan area trotoar di kawasan Jatinegara sebagai area bagi pedagang kaki lima (PKL). Hal ini dilakukan sesuat dengan permintaan Gubernur Anies Baswedan.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi