Polres Barito Utara Menangkap Empat Pengedar Zenith

MUARA TEWEH – Kepolisian Resor Barito Utara, Kalimantan Tengah, menangkap empat orang yang diduga sebagai pengedar obat-obatan terlarang jenis zenith di daerah setempat.

“Keempat tersangka ditangkap pada hari yang sama namun waktu dan tempat berbeda itu kini sudah diamankan dengan barang bukti sebanyak 167 butir zenith,” kata Kapolres Barito Utara, AKBP Tato Pamungkas Suyono melalui Kasat Narkoba AKP Tugiyo di Muara Teweh, Sabtu (23/9).

Tersangka yang pertama di tangkap bernama Agus Wibowo alias Agus di sebuah warung sembako di kawasan Jalan Merak Muara Teweh pada Sabtu (23/9) sekitar pukul 11.00 WIB, ditangkapnya tersangka setelah polisi mengetahui seorang bernisial LV membeli sebanyak 14 butir.

Ditangan Agus polisi menemukan barang bukti 15 butir sisa dari 3 box dan uang Rp190 ribu, kemudian dilakukan pengembangan barang terlarang itu diperoleh dari tersangka kedua yakni Amat Sarifudin alias Amat Sate di Jalan Sengaji Hilir.

“Ketika dilakukan penggeledahan didalam saku celana Amat ditemukan obat zenith sebanyak 14 butir dengan uang RP12 ribu,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

TERPOPULER