Pemilik Dua Bungkus Sabu-Sabu Ditangkap Polda Gorontalo

GORONTALO, SERUJI.CO.ID – Anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Gorontalo melakukan penangkapan seorang warga berinisial WR yang diduga menjadi pemilik dua bungkus narkotika jenis sabu-sabu di Kota Gorontalo.

Kepala Unit Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Gorontalo Iptu Mohammad Adam, Senin (13/5), mengatakan barang bukti sabu-sabu tersebut ditemukan di usaha laundry milik tersangka.

“Dua bungkus sabu-sabu ditemukan petugas di bagian bawah printer yang berada di meja kasir dan terbungkus dengan lakban bening,” ujarnya.

Ia menjelaskan jika penangkapan itu berawal dari informasi yang diterima oleh anggota Opsnal narkoba tentang adanya pesta narkotika di sebuah rumah di daerah Tenggela, Kabupaten Gorontalo.

“Berdasarkan informasi itu, anggota mendatangi rumah yang dicurigai dan menemukan WR dan seorang wanita berinisial YH, dan saat diperiksa kami menemukan adanya alat hisap atau bong yang diakui milik WR,” ungkapnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, WR mengaku baru saja mengonsumsi narkoba dan masih menyimpan sabu-sabu lainnya di usaha laundry miliknya di Kota Gorontalo.

“Dari keterangan awal, WR mengaku jika barang bukti berupa dua bungkus sabu-sabu itu diperoleh dari seseorang yang saat ini merupakan warga binaan Lapas Manado, Sulawesi Utara,” pungkasnya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER