close

KPPU Medan Periksa Kasus Persekongkolan Tender Senilai 176 Milliar

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Medan akan melakukan pemeriksaan terhadap kasus dugaan persekongkolan tender yang melanggar Pasal 22 UU nomor 5 tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Terdapat dua paket tender yang diperiksa yaitu Paket Pekerjaan Peningkatan Kapasitas/Pelebaran Jalan Kabanjahe-Kutabuluh Tahun Anggaran 2013-2014 dengan nilai pagu Rp146.243.600.000 dan Paket Pekerjaan Pelebaran Jalan Kutabuluh Lawe Pakam Tahun Anggaran 2015 dengan nilai pagu Rp29.973.600.000. Sehingga total nilai paket untuk kedua tender tersebut adalah sebesar Rp176.217.200.000.

“Tahap pemeriksaan lanjutan sendiri nantinya berlangsung selama 60 hari kerja. Jika diperlukan, jangka waktu ini dapat diperpanjang untuk paling lama 30 hari kerja,” kata Kepala Kantor Perwakilan Daerah (KPD) KPPU Medan, Ramli Simanjuntak di Kantor KPD Medan Jalan Gatot Subroto, Kamis (25/1).

Dalam persidangan, Nawir Messi sebagai Ketua Tim Majelis Komisi, Syarkawi Rauf dan Saidah Sakwan masing-masing sebagai anggota akan memeriksa alat bukti yang diajukan baik oleh Investigator KPPU, maupun pihak terlapor, serta memanggil saksi, ahli dan atau pihak lain atas dugaan pelanggaran tersebut.


Dalam perkara, adapun pihak terlapor adalah PT. Lince Romauli Raya, PT. Arnas Putra Utama, PT. Gayotama Leopropita, PT. Multhi Bangun Cipta Persada, PT. Matahari Ahdya, Pokja Pengadaan Barang/Jasa Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah l Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2013, Pokja Pengadaan Barang/Jasa Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah T Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2015, Pejabat Pembuat Komitmen 05 Tahun Anggaran 2013 dan Pejabat Pembuat Komitmen OS Tahun Anggaran 2015.

“Pemeriksaan ini bertujuan untuk memperdalam dan mengumpulkan bukti-bukti serta guna melihat sejauh mana dugaan adanya persekongkolan tender yang ada pada pelelangan pekerjaan paket-paket tersebut,” terangnya.

Dia menambahkan berdasarkan UU No. 5 Tahun 1999 tentang Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, pelaku usaha yang diputuskan bersalah dapat dikenakan denda sebesar Rp 1 miliar sampai dengan Rp 25 miliar.

“Melalui proses pemeriksaan ini diharapkan dapat melahirkan keadilan tidak saja bagi para pihak yang terkait, namun juga bagi para pelaku usaha di industri jasa konstruksi secara umum sehingga nantinya dapat tercipta persaingan yang lebih sehat dalam pengadaan barang dan jasa,” pungkasnya. (Mica/SU05)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Puasa: Detoksifikasi Dalam Kehidupan Bergelimang Racun

Penelitian juga menunjukkan bahwa pada saat puasa kadar DDT didapatkan meningkat dalam feses, urin dan keringat mereka yang sedang berpuasa. Ini lah salah satu manfaat utama puasa dalam bidang kesehatan, detoksifikasi, purifikasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Industri Pariwisata di Teluk Kendari Terancam Akibat Pendangkalan

Teluk Kendari yang dilengkapi sejumlah lokasi wisata dan pelabuhan nusantara serta tempat pendaratan cargo antarpulau, posisinya kini terancam menjadi daratan. Kenyataan itu membuat banyak pengelola industri wisata di kawasan teluk Kendari resah.

Polres Sampang Selidiki Dalang Pembakaran Mapolsek Tambelangan

SAMPANG, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor Sampang, Jawa Timur, mulai...

Polda Jatim Miliki Identitas Pembakar Mapolsek Tambelangan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Daerah Jawa Timur menegaskan telah...

Mabes Polri Bentuk Tim Investigasi Kematian Korban Aksi 22 Mei

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Mabes Polri segera membentuk tim investigasi...

Kapolda Babel Pastikan Isu Akan Terjadinya Tsunami Hoaks

PANGKALPINANG, SERUJI.CO.ID - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepulauan Bangka...

Sempat Dibantarkan, Romahurmuziy Kembali ke Rutan KPK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menginformasikan bahwa...

TERPOPULER

Polisi Bersama Ulama FPI Halau Massa Perusuh Yang Terbukti dari Luar Petamburan

"Perusuh ini bukan dari Jakarta dan bukan dari Petamburan, dari pagi tadi kami bersama tokoh-tokoh FPI, juga kami dibantu para ulama untuk menghalau mereka," kata Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Hariyadi

Polisi Curiga Massa Yang Rusuh Malam Hari di Bawaslu, Bukan Massa Aksi Damai Sebelumnya

Menurut Kapolres massa aksi yang dibubarkan tidak berperangai sama dengan massa yang sejak sore berdemo. Massa aksi pendemo di depan Gedung Bawaslu sempat membubarkan diri dengan tertib sekira pukul 20.30 WIB.

Personel TNI Berbagi Makanan Berbuka Puasa dengan Peserta Aksi di Bawaslu

Aksi simpatik itu menuai simpati dari para peserta aksi. "Masya Allah, hidup TNI," ujar seorang peserta aksi seraya tersenyum haru.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama