Sekda Kukar Sebut KPK Sita Dokumen Perjanjian

0
80
rita widyasari
Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari. (Foto: Istimewa)

SAMARINDA, SERUJI.CO.ID – Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara Marli mengemukakan bahwa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyita sejumlah dokumen yang dimiliki pemerintah kabupaten setempat, salah satunya terkait dokumen perjanjian kerja sama.

Namun Marli pada Selasa (26/9) membantah bahwa dokumen yang diminta oleh penyidik KPK tersebut terkait perjanjian kerja sama tambang maupun perkebunan.

“Bukan soal tambang, bukan soal kebun dan juga proyek pembangunan, namun lebih baik biar KPK saja yang langsung menjelaskannya,” katanya.

Loading...

Disinggung keberadaan Bupati Kukar Rita Widyasari, Marli mengaku tidak tahu persis karena sejak kehadiran KPK melakukan penyidikan di Pemkab Kukar, telepon selulernya tak luput ikut disita.

Begitu juga dengan kondisi Wakil Bupati Kukar Darmansyah yang saat kejadian juga tidak berada di kantornya.

“Sampai sekarang HP belum dikembalikan. Begitu pula dengan milik sejumlah pegawai,” katanya.

Marli menegaskan bahwa saat proses penyidikan pihaknya cukup proaktif dengan tugas penyidik di lapangan.

“Ruangan semua bidang dimasuki, ada 12 bidang dari semua gedung yang ada dari A, B hingga C,” tegasnya.

Ia mengaku tidak tahu hingga kapan proses penyidikan KPK ini berakhir karena saat pihaknya menanyakan kepada petugas tak satupun yang menjawab.

“Pada pinsipnya kami mendukung apa yang dilakukan oleh KPK dalam mengungkapkan fakta dan kebenaran,” tegasnya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU