Aset Mantan Wali Kota Madiun Satu per Satu Disita KPK

49
Tanah seluas 3.262 meter persegi milik Bambang Irianto yang disita

MADIUN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah aset milik Wali Kota Madiun nonaktif, Bambang Irianto (BI) yang diduga hasil tindak pidana pencucian uang (TPPU). KPK melakukan penyegelan di sejumlah aset milik Wali Kota Madiun nonaktif Bambang Irianto (BI), Rabu(22/2). Penyegelan dengan sistem cor, dilakukan dengan memasang papan plang oleh petugas tim penyidik KPK.

Aset yang dilakukan penyegelan di antaranya  menyita kantor DPC Partai Demokrat di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Pangongangan, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Rabu (22/2) siang. Kemudian, lahan (kebun) yang difungsikan untuk peternakan dan pembibitan di Jalan Tanjung Raya, Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman.

Tim penyidik berjumlah lebih lima orang memasang dua plang papan sita. Penyegelan tersebut juga didampingi Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Madiun. Papan plang penyitaan tersebut dilengkapi logo KPK bertuliskan tanah dan bangunan telah disita dalam rangka perkara tindak pidana pencucian uang.

Petugas ukur dari BPN Kota Madiun yang mendampingi penyitaan, Puguh Budijono menyatakan, lahan BI di Kelurahan Manisrejo hanya ada satu bidang. Ia menyatakan siap jika diminta tim penyidik melakukan pengukuran lahan. “Iya hanya ada satu, seluas 3.262 meter persegi,”ungkapnya.

Sementara itu, Supriyanto, pengelola kebun menyatakan, ia ditelpon dari salah satu orang yang berkantor di Jalan Jawa untuk segera ke kebun, karena ada KPK. “Tadi di telepon nyuruh saya ke kebun, katanya ada KPK,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, selain perkara dugaan TPPU, KPK terlebih dulu mendalami dugaan gratifikasi dan korupsi yang disangkakan terhadap Bambang Irianto. Tim antirasuah kini menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Bambang Irianto ke dalam beberapa perkara. Perkara tersebut, yakni gratifikasi, korupsi, dan TPPU atas pembangunan mega proyek Pasar Besar Madiun (PBM) senilai Rp 76,5 miliar tahun 2009-2012.

Atas tindakannya, Bambang  Irianto disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau pasal 12 b atau pasal 11 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

EDITOR: Rizky

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama