Sambut Kehadiran Panda, Taman Safari Sediakan Ratusan Suvenir Serba Panda


BOGOR, SERUJI.CO.ID – Taman Safari Indonesia Cisarua, Bogor, Jawa Barat, menyediakan 100 jenis suvenir serba panda menyusul adanya koleksi satwa panda di lokasi wisata konservasi itu.

“Kami menyediakan 100 jenis suvenir panda, mulai dari kaos, topi, bando, dompet, sampai bola basket juga serba panda,” kata Direktur Taman Safari Indonesia Jansen Manansang di Bogor, Kamis (2/11).

Suvenir panda khusus tersedia di toko suvenir yang ada di lantai dua Istana Panda Indonesia. Harga suvenier bervariasi mulai dari harga terendah Rp15 ribu sampai ratusan ribu.

“Semua suvenir buatan dalam negeri, kualitasnya ekspor,” kata Jansen.

Sepasang panda raksasa Cai Tao dan Hu Chun didatangkan dari tempat penangkarannya di Chengdu, Provinsi Sinchuan, Tiongkok, tiba di Indonesia pada 28 September 2017. Kedua panda ini menjalani masa karantina di rumah barunya TSI Cisarua, Bogor.

Program karantina berjalan selama satu bulan di kawasan konservasi terpadu TSI Cisarua, Bogor, terletak di ketinggian 1.800 mdpl, dalam sebuah lingkungan alam yang dirancang meniru habitat alami panda di Tiongkok.

Menurut Jansen, proses karantina dilakukan guna memastikan sepasang panda ini dapat beradaptasi dengan baik dan layak dengan iklim, cuaca, lingkungan dan habitat di Cisarua, Bogor.

“Proses karantina berjalan baik, semua diperiksa, mulai kesehatan tubuhnya, gigi, darah, dan semuanya lengkap,” kata Jansen.

TSI bahkan menyediakan rumah sakit khusus panda, tidak disatukan dengan dengan rumah sakit satwa lainnya. Hal tersebut agar lebih fokus, mengingat panda adalah satwa yang spesial.

“Rumah sakit panda dilengkapi pemeriksaan laboratorium, meja operasi, semuanya sendiri, tidak bercampur dengan satwa lain,” kata Jansen.

Dua panda raksasa tersebut merupakan pasangan Cai Tao panda jantan berusia tujuh tahun lahir 8 September 2010 berbobot 128 kilogram (kg) dan Hu Chun panda betina berbobot 113 kg, lahir pada tanggal 4 Agustus 2010. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Refleksi Akhir Tahun Pendidikan

Persekolahan tidak pernah dirancang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Fahira ke Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri Nanti Kehabisan Energi

Bedakan wilayah Bekasi, Tangerang dan DKI saja tidak mampu. Siapa pengelola Kawasan GBK dan Jembatan Utan Kemayoran saja tidak paham. Bagaimana mau mau kritik apalagi menyerang.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Dinilai Lembek ke China Soal Natuna, PA 212 Minta Presiden Jokowi Pecat Prabowo

Menurut PA 212, langkah yang diambil Prabowo sangat kontras dengan sikap Presiden Jokowi yang tidak mau berkompromi dengan China yang telah melakukan pelanggaran batas wilayah di perairan Natuna.

Inilah Kekayaan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Yang Kena OTT KPK

Jumlah harta Saiful ini melonjak hampir empat kali lipat dibanding saat awal ia menjabat Wakil Bupati Sidoarjo periode 2005-2010, yang berdasarkan LHKPN tertanggal 28 April 2006 bernilai total Rp17.349.095.000.

Flash: Bupati Sidoarjo Kena OTT KPK Terkait Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa

OTT KPK ini, adalah juga yang pertama kali sejak revisi UU KPK diundangkan menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002.

Utang RI Meroket Rp4.778 Triliun, Sri Mulyani: Kita Masih Lebih Hati-hati Dibanding Malaysia

Bahkan, jika dibanding negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Filipina, jelas Sri Mulyani, pengendalian utang Indonesia jauh lebih hati-hati.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close