Masjid Hubbul Wathon, Ikon Baru Pariwisata NTB

MATARAM – Bermenara setinggi sembilan puluh sembilan meter, Masjid Hubbul Wathon, Islamic Center, Nusa Tenggara Barat, menjadi destinasi wisata yang wajib dikunjungi para pelancong saat berkunjung ke Lombok. Saking megahnya, Masjid ini tak ubahnya seperti istana.

Masjid Hubbul Wathon mulai dibangun sejak kepemimpinan Gubernur NTB, DR. KH.M. Zainul Majdi, MA. Berdiri di atas lahan seluas 7,6 hektar, realisasi pembangunannya dimulai pada tahun 2011. Peletakan batu pertama Masjid tersebut melibatkan Da’i kondang tanah air, KH. Muhammad Arifin Ilham. Total dana yang dihabiskan untuk pembangunan Masjid ini menncapai 350 Miliar yang bersumber dari APBD dan CSR PT. Newmount Nusa Tenggara.

Masjid Hubbul Wathon, berdiri tegak di jantung kota Mataram, Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Barat. Letaknya yang cukup strategis, di sudut Jalan Udayana dan Jalan Langko, membuat Masjid ini tidak pernah sepi dari pengunjung. Mulai dari anak-anak, remaja, orang tua dan kaula muda. Mereka ingin merasakan “sensasi” beribadah di dalamnya, bahkan ada yang cuma mampir untuk sekedar ber-selfi ria.

Kemegahan Masjid ini semakin terasa, kala kita menjejak kaki ke dalam. Bangunan berlantai empat tersebut, dilengkapi dengan dua pasang eskalator yang siap mengantarkan kita di aula utama yang terletak di lantai dua. Sesampai di sana, karpet tebal dengan dominasi corak warna merah, akan membuat setiap hentakan kaki kita akan terasa empuk. Sungguh nyaman rasanya.

Bila kita memandang ke sekeliling aula, mata kita langsung akan dibuat lupa berkedip. Ornamen kaligrafi yang menghiasi dindingnya, dengan pancaran warna kuning keemasan, membuat sensasi ruangannya tak ubahnya seperti istana.

Jangan dulu terpana sampai di situ, sebelum Anda melihat-lihat gaya arsitektur bangunan bagian luarnya.

Sentuhan arsitektur modern dengan paduan bale lumbung (rumah adat suku sasak, suku terbesar yang mendiami pulau Lombok), akan menambah kesan futuristik bangunan ini. Dan Bila malam tiba, lampu kristal warna-warni dengan tarian cahaya yang mengangumkan akan melukis setiap sisi kubah utama Masjid ini, sehingga tampak begitu eksotic. Tak percaya? langsung saja datang dan Anda buktikan sendiri.

Kompleks Islamic Center sendiri, kedepannya diproyeksikan menjadi pusat peradaban Islam. Di dalamnya akan dibangun fasilitas-fasilitas pemberdayaan ummat, seperti sekolah, hotel, pertokoan, gedung pertemuan, perpustakaan dan lain sebagainya. Tidak hanya itu, Islamic Center ini, nantinya akan menjadi ikon Pariwisata Halal NTB di mata dunia Internasional.

Keterangan foto: Masjid Hubbul Wathon di waktu malam (Syamsul/NTB)

Reporter : Denni

Editor   : Denni

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Makan Dikit, Perut Kok Buncit?