Survei: Anies-Sandi Ungguli Ahok-Djarot Pada Pilkada Putaran Kedua

JAKARTA – Lembaga survei Media Survei Nasional (Median) merilis survei terbaru yang bertema “Paradoks Prilaku Pemilih Pilgub DKI 2017: Adu Kuat Pemilih Rasional VS Pemilih Emosional”. Hasil survei tersebut menempatkan elektabilitas pasangan nomor urut tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno mengungguli pasangan nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

Hasil survei yang dilakukan pada tanggal 1-6 April 2017 tersebut menemukan fenomena paradoks antara elektabilitas kedua pasangan calon dan perilaku pemilih warga Jakarta.

Menurut Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun, paradoks tersebut adalah penilaian terhadap kompetensi dan hasil kenerja pasangan calon dibandingkan dengan elektabilitas mereka.

Pada penilaian kompetensi dan kapabilitas, pasangan Ahok-Djarot dinilai lebih mampu (44,9%) membenahi Jakarta dibanding pasangan Anies-Sandi (40,6%). Saat ditanyakan program kerja siapa yang lebih baik, sebanyak 46,1% responden mengatakan Ahok-Djarot lebih baik sementara Anies-Sandi hanya 39,3%, yang tidak menjawab 14,6%.

Demikian juga saat responden yang berjumlah 1.200 orang yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta dengan sampling proporsional ini, ditanya tingkat kepuasan mereka terhadap kinerja Ahok-Djarot selama memimpin Jakarta, sebanyak 65,6% responden mengatakan puas.

Namun tingginya penilaian kompetensi, kapabilitas dan tingkat kepuasan pemilih tersebut ternyata tidak serta merta membuat mereka akan memilih Ahok-Djarot dalam pilkada putaran kedua yang akan dilangsungkan pada 19 April nanti.

“Ketika kami tanyakan kepada responden, pasangan mana yang akan Anda pilih menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nanti? Ternyata 49,8 persen responden memilih Anies-Sandi, sementara yang akan memilih Ahok-Djarot hanya 43,5 persen pemilih, sisanya sekitar 6,7 persen belum menentukan pilihan,” kata Rico kepada awak media dalam rilisnya di Jakarta, Senin (10/4).

Survei dilakukan dengan sistem random dengan teknik Multistage Random Sampling dan proporsional atas populasi Kotamadya dan Gender, dengan margin of error sebesar +/-2,9% pada tingkat Kepercayaan 95%.

 

EDITOR: Harun S

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER