Sidang Ahok Besok, JPU Hadirkan Ketua PP Muhammadiyah

JAKARTA – Sidang ke-11 kasus penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Selasa (20/2) besok,  akan menghadirkan empat saksi ahli, yaitu Dr H Abdul Chair, ahli pidana MUI; Prof  Dr  Yunahar Ilyas, ahli tafsir dan bahasa yang juga ketua PP Muhammadiyah, dan Waketum MUI Pusat KH Miftahul Akhyar, ahli agama; dan Dr  Muzakkir, ahli hukum pidana UII.

Muzakkir kembali dihadirkan oleh jaksa penuntut umum (JPU) sebagai saksi ahli setelah pada persidangan sebelumnya berhalangan hadir. Diperkirakan dalam persidangan esok, Muzakkir akan dimintai keahliannya soal hukum pidana. Sedangkan Yunahar Ilyas akan menjelaskan tentang bahasa dan tafsir Surat Al-Maidah ayat 51.

Sementara itu, salah satu hakim dalam persidangan Ahok, yakni Josep V Rahantoknam yang meninggal dunia, Rabu (15/2) malam lalu, akan digantikan oleh Didi Uliyadi. Pada persidangan sebelumnya, Josep tidak hadir dan digantikan oleh Didi. Pada persidangan besok diperkirakan sepi dari kubu massa kontra Ahok karena berbagai ormas Islam berencana akan menggelar unjuk rasa damai de depan Gedung DPR/MPR.

EDITOR: Rizky

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Pendidikan Untuk Merdeka

Pada saat pemimpin Jepang sudah memvisikan sebuah masyarakat baru Society 5.0, apakah kita saat ini, sebagai bangsa, sebagai ummat, berada pada jalur yang benar menuju puncak kejayaan menjadi bangsa yang berdaulat, adil dan makmur, serta cerdas?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.