Senin, Jokowi Dijadwalkan Kampanye Terbuka di Banyuwangi dan Jember

BANYUWANGI, SERUJI.CO.ID – Calon Presiden nomor urut 01, Jokowi dijadwalkan akan menghadiri kampanye terbuka di Taman Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (25/3).

“Pak Jokowi dijadwalkan mendarat di Bandara Banyuwangi pada Senin pagi hari,” ujar Bupati Abdullah Azwar Anas di Banyuwangi, Ahad (24/3)

Terkait dukungannya kepada pasangan capres cawapres Jokowi-Maruf Amin, Anas selaku bupati menyatakan telah mengajukan cuti kerja selama sehari untuk ikut dalam kampanye tersebut.

“Parade budaya berupa Tari Gandrung juga akan mengiringi kehadiran Pak Jokowi sebagai wujud karakter kepemimpinan beliau yang selalu menonjolkan kecintaan kepada kekayaan kearifan yang tumbuh dari tradisi masyarakat Indonesia,” ujar Anas.

Jokowi Dijadwalkan Bertemu dengan Kaum Milenial Banyuwangi

azwar anas
Abdullah Azwar Anas.

Anas menambahkan, Jokowi dijadwalkan bertemu dengan kalangan muda atau milenial Banyuwangi untuk berdiskusi yang dikemas dalam ngopi bersama. Tema yang diangkat adalah ‘Kisah Inspiratif Jokowi’.

“Teman-teman muda, generasi milenial, bisa mengambil inspirasi dari perjalanan hidup Pak Jokowi, perjuangan beliau dari masa kecil dan muda yang sangat terjal dan keras hingga sukses menjadi presiden,” ujar Anas.

Kader Partai dan Relawan Akan Hadiri Kampanye Terbuka Jokowi di Banyuwangi

Capres nomor urut 01, Jokowi saat kampanye terbuka perdana di Serang, Banten, Ahad (24/3/2019). (foto:istimewa)

Jokowi, lanjut Anas, juga bakal menghadiri rapat umum alias kampanye terbuka di Taman Blambangan.

“Masyarakat umum, para kader partai, relawan semua, dipersilakan hadir untuk bertemu langsung dengan Pak Jokowi, untuk sama-sama saling menguatkan bergotong royong memenangkan Pak Jokowi dan KH Ma’ruf Amin,” kata Anas.

Selepas dari Banyuwangi, Jokowi Hadiri Kampanye Akbar di Jember

Capres nomor urut 01, Jokowi saat kampanye terbuka perdana di Serang, Banten, Ahad (24/3/2019). (foto:istimewa)

Selepas kampanye di Banyuwangi, Jokowi bersama sejumlah tim kampanye nasional dijadwalkan akan menghadiri kampanye terbuka parade merah putih dengan deklarasi alumni SMA/SMK/MA Jember Bersatu untuk Jokowi-Amin di Stadion Jember Sport Garden Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (25/3) siang.

“Kampanye terbuka di Jember akan dihadiri oleh Pak Jokowi yang berangkat dari Bandara Banyuwangi menuju ke Bandara Notohadinegoro Jember,” kata Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jember Tabroni saat jumpa pers dengan sejumlah wartawan di Jember, Ahad (24/3).

Sesuai jadwal yang diterima TKD Jember, Jokowi akan mendarat di Bandara Notohadinegoro Jember pada pukul 13.00 WIB dan dilanjutkan makan siang, kemudian menuju ke acara kampanye akbar di Stadion Jember Sport Garden, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, pada pukul 13.30 WIB.

“Jember dipilih sebagai salah satu kota yang dikunjungi oleh Pak Jokowi pada kampanye awal karena jumlah pemilihnya cukup besar di Jawa Timur, setelah Surabaya. Kemenangan di Jember tentu akan berpengaruh di tingkat nasional,” ucap Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jember itu.

Ia mengatakan besarnya jumlah pemilih menjadi salah satu pertimbangan TKN Jokowi-Amin untuk menempatkan kampanye akbar yang dihadiri oleh Jokowi di Kabupaten Jember, sehingga diharapkan bisa menyumbangkan perolehan suara cukup besar untuk kemenangan calon presiden petahana itu.

“Kedatangan Pak Jokowi ke Jember bukan karena sejumlah survei yang menyebutkan elektabilitasnya menurun, namun karena faktor besarnya jumlah pemilih di Jember,” katanya menegaskan.

Setelah dari Jember, rombongan Jokowi akan menuju Lanud Abd Saleh Malang pada pukul 17.10 WIB, kemudian Jokowi bersama rombongan TKN akan melaksanakan kegiatan tentativ di Malang dan bermalam di sana.

Editor:Hrn
Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Islam Simbolik dan Islam Substantif: Problema Nilai Islamisitas dalam Politik Indonesia

Bagi saya, Habib Rizieq Shihab masih kurang radikal karena ia tidak memiliki ide original tentang negara nomokrasi Islam, yang menurut Thahir Azhary (1995) sebagai negara ideal atau negara siyasah diniyah dalam konsepsi Ibnu Khaldun (1849). Pengetahuannya tentang Kartosoewirjo yang pernah mendirikan Negara Islam Indonesia di Jawa Barat tahun 1949 juga sangat minim sehingga jika dipetakan, ia hanyalah tokoh pinggiran dalam proses revolusi Islam yang kini sedang berproses di Indonesia.

BUMN, Pseudo CEO, dan Efek Negatifnya

vonis hakim menunjukkan bahwa sejatinya Karen bukan direktur sesungguhnya. Bukan direktur utama yang sesungguhnya. Bukan CEO. Karen hanyalah seorang direktur semu. Seorang direktur-direkturan.

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

TERPOPULER