Sambut Pilgub Jatim 2018, Pengamat Ingatkan Keberadaan Pemilih Milineal

0
32
Gus Ipul (kiri) dan Khofifah (kanan)
Saifullah Yusuf alias Gus Ipul (kiri) dan Khofifah Indar Parawansa (kanan)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Lembaga riset IPOL Indonesia mengingatkan bakal calon Gubernur Jatim memikirkan pemilih milenial pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur 2018.

“Pemilih milenial menjadi kunci kemenangan kandidat karena jumlahnya besar,” ujar CEO IPOL Indonesia Petrus Hariyanto kepada wartawan di Surabaya, Rabu (1/11).

Data statistik mencatat bonus demografi Jatim mencapai 43,97 persen dari total 38,85 juta penduduknya, yang berarti terdapat 17,1 juta kelompok usia produktif yang masuk katagori pemilih rasional.

Dari jumlah tersebut, kata dia, generasi Y yang biasa disebut milenial mencapai 37,68 persen jumlah penduduk atau mencapai 14.506.800 jiwa. Sebutan milenial sendiri, kata dia, merujuk pada individu yang lahir pada tahun 1981-1994 yang masuk dalam katagori pemilih rasional.

Terkait karakteristik pemilih milenial, lanjut dia, antara lain lebih percaya “user generated content” (UGC) yang artinya konten yang dipublikasikan oleh tim sukses, relawan kandidat melalui media massa tidak serta merta mempengaruhi keputusan pemilih.

“Secara umum, dengan jumlah pemilih yang signifikan, generasi ini menjadi target kampanye dalam menyampaikan pesan (viral),” ucapnya.

Sementara itu, dalam tiga bulan terakhir (1 Agustus-31 Oktober 2017), IPOL melakukan simulasi tiga bakal calon gubernur Jatim, yakni Saifullah Yusuf, Khofifah Indar Parawansa dan La Nyalla Mattalitti.

Hasilnya, terdapat 29.806 postingan tentang Khofifah, disusul Saifullah Yusuf 16.151 postingan dan La Nyalla 4.413 postingan.

Data lainnya, di Jatim terdapat sekitar 13 juta pengguna Facebook atau sosial media, yang dari data tersebut usia paling aktif adalah usia 17-35 tahun.

“Generasi Y ini aktif memantau informasi melalui akun FB dan membicarakan kandidat ini secara intens serta membandingkan apa saja yang dilakukan kandidat termasuk rekam jejak prestasi,” katanya.

Dari data tersebut, jumlah posting terbanyak oleh pengguna internet berusia di usia 18-35 tahun, yaitu membicarakan sosok La Nyalla dengan 55,9 persen, Saifullah Yusuf 51,3 persen dan Khofifah 50,5 persen.

“Yang pasti, jika kandidat mampu mengambil hati pemilih milenial maka sangat menguntungkan karena sebagai motor viral informasi dan menjadi kunci kemenangan bagi kandidat,” katanya. (Ant/SU01)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

KNPI NTT Minta Novanto Kooperatif Hadapai Proses Hukum

KUPANG, SERUJI.CO.ID - Kasus Korupsi KTP-el yang menimpa Ketua DPR RI yang juga Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto, jadi perhatian Dewan Pimpinan Daerah (DPD)...
Pembagian kartu e-tol

Dibuka Awal 2018, Tol Soker Hanya Layani Transaksi Non Tunai

SOLO, SERUJI.CO.ID - Tol Solo-Kertosono (Soker) mulai dioperasikan pada Januari 2018. Sistem pembayaran tol sepenuhnya akan dilakukan secara nontunai atau menggunakan kartu e-toll. Pembayaran dengan...
Operasi Zebra Turangga 2017

Pelanggaran Operasi Zebra Didominasi Pelajar dan Mahasiswa

KUPANG, SERUJI.CO.ID - Sampai hari terakhir Operasi Zebra Turangga 2017 di kota Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) tercatat pelanggaran lalu lintas didominasi oleh pelajar dan mahasiswa. “Ini...

KANAL WARGA TERBARU

1

Suami yang Bertanggungjawab

Suami yang Bertanggungjawab Sore itu, saya sedang nemeni anak bermain sambil baca-baca SERUJI . Terdengar suara motor memasuki halaman rumah, sesaat kemudian  seorang bapak-bapak  bicara...
20171119_103818

Empat Cara Mengenali Seseorang dari Akun Sosial Media Miliknya

1. Cara penulisan kata2 2. Cara berkomunikasi dengan orang lain (bahasa) 3. Perilaku bersosmed. Apa aja yg diupload. Membaca eksistensi dan pengakuan yg diharapkan dan diperoleh. 4....
Posyandu

Masuk 10 Besar Kabupaten, Posyandu Dewi Asih Jalani Penilaian Lomba

KLATEN, SERUJI.CO.ID - Posyandu Dewi Asih, Desa Dukuh, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, pada Rabu (25/10), menjalani penilaian lomba Posyandu tingkat Kabupaten. Tim penilai bukan hanya...