Ribuan Massa Aksi Bela Tauhid Mulai Bergerak dari Istiqlal ke Patung Kuda

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ribuan massa Aksi Bela Tauhid dalam rangka menyuarakan aspirasi terhadap pembakaran bendera berkalimat tauhid di Garut baru-baru ini, mulai bergerak dari Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat menuju arah Patung Kuda dan kantor Kemenko Polhukam.

Massa mulai bergerak usai melaksanakan shalat Jumat di Masjid Istiqlal sekitar pukul 12.30 WIB dengan membawa atribut bendera warna hitam dan putih yang bertuliskan kalimat tauhid.

Masyarakat yang mengikuti aksi dari berbagai kalangan usia mulai remaja, laki-laki dan perempuan, ormas Islam, serta ada keluarga yang membawa anak-anak.

Baca juga: Massa Aksi Bela Tauhid Mulai Bergerak ke Jakarta

Rencananya massa aksi akan berjalan kaki menuju kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Jalan Medan Merdeka Barat tempat kegiatan berpusat.

Massa berjalan di jalur bus TransJakarta secara tertib. Lalu lintas di sekitar Masjid Istiqlal dan Jalan Medan Merdeka tidak terganggu meski sedikit tersendat karena kendaraan yang menumpuk.

(Ant/SU01)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Blunder

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.

Kemcer Di Curug Cipeteuy