Presiden Jokowi: 15 Kapal Dikerahkan Untuk Pencarian Badan Lion Air JT 610

0
16
  • 7
    Shares
Penyelam sedang mempersiapkan peralatan untuk mencari korban Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang, Senin (29/10/2018). (foto:Basarnas)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Presiden Jokowi mengatakan sebanyak 15 kapal dikerahkan untuk membantu melakukan pencarian badan pesawat Lion Air JT 610 dan para penumpang yang jatuh di perairan Tanjung Karawang.

“Pengerahan 15 kapal tersebut merupakan gabungan dari Basarnas, Polri, TNI, kementerian perhubungan dan kapal swasta. Kapal-kapal tersebut akan membantu proses pencairan yang telah diinstruksikan selama 24 jam,” kata Presiden di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Senin (29/10).

Presiden tiba di Posko Bandara Soekarno Hatta Tangerang, langsung menuju lokasi tempat berkumpulnya anggota keluarga korban untuk memberikan semangat dan juga membahas mengenai perkembangan terakhir dari proses evakuasi.

Loading...

“Kita harapkan dengan mengerahkan segalanya maka akan mempercepat proses penemuan badan pesawat dan korban,” ujar Presiden.

Baca juga: Berikut 21 Nama Pegawai Kemenkeu Penumpang Pesawat Lion Air JT 610

Jokowi juga telah meminta kepada Basarnas untuk melaporkan secara cepat dari hasil proses pencarian, terutama kepada keluarga korban sehingga mendapatkan kepastian .

Sebab diakuinya jika keluarga korban masih menunggu secara pasti tentang status anggota keluarganya tersebut. “Intinya sekarang adalah fokus pencarian,” kata Presiden.

Sebagaimana diberitakan, Lion Air nomor penenerbangan JT-610 mengalami kecelakaan setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pukul 06:20 WIB menuju Pangkalpinang. Setelah 13 menit mengudara pesawat jatuh di koordinat S 5’49.052″ E 107′ 06.628″ (sekitar Karawang)

Baca juga: Presiden Jokowi Perintahkan Pencarian Korban Lion Air JT 610 Dilakukan 24 Jam

Pesawat mengangkut 179 penumpang dewasa, satu penumpang anak-anak, dan dua penumpang bayi, termasuk dalam penerbangan ini ada tiga pramugari sedang pelatihan dan satu teknisi. Total ada 189 orang dalam pesawat tersebut berikut awak pesawat.

Pesawat dengan registrasi PK-LQP jenis Boieng 737 MAX 8. Pesawat ini buatan 2018 dan baru dioperasikan oleh Lion Air sejak 15 Agustus 2018 . Pesawat dinyatakan laik operasi.

(Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU