close

Prabowo: Puluhan Tahun Elite yang Berkuasa Selalu Gagal dan Keliru Beri Arah

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyindir elite yang dianggap gagal menjalankan amanah rakyat. Bahkan disebutnya sudah puluhan tahun elite yang berkuasa keliru memberi arah sehingga menjadikan Indonesia pada titik saat ini dimana rakyat semakin susah dan bertambah miskin.

“Sudah terlalu lama elite yang berkuasa puluhan tahun itu memberi arah keliru dan sistem yang salah,” kata Prabowo saat menyampaikan pidato politiknya di Konferensi Nasional (Konfernas) Partai Gerindra di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Senin (17/12).

Menurutnya, jika sistem yang keliru diteruskan, hal tersebut akan membuat Indonesia menjadi negara yang lemah. Bahkan, ia menyebut Indonesia berpotensi punah.

“Sistem ini kalau diteruskan akan mengakibatkan Indonesia lemah, Indonesia semakin miskin, dan semakin tidak berdaya, bahkan bisa punah,” ujarnya.


Baca juga: Prabowo: Kalau Kita Kalah di Pilpres, Negara Ini Bisa Punah

Mantan danjen Kopassus ini mengatakan, apabila seorang pemimpin sudah tidak dapat memperbaiki apa yang dipimpinnya, maka lebih baik pemimpin tersebut diganti.

“Demokrasi berarti rakyat berhak mengganti pemimpinnya kalau rakyat menghendaki. Kenapa harus ribut ganti pemimpin? Kalau pilot pesawat sudah kelihatan kurang handal, kan lebih baik pilotnya diganti. Kalau pengemudi taksi kelihatannya salah jalan terus, apa nggak lebih baik diganti?” ujarnya.

Prabowo menyayangkan ada pihak-pihak yang selalu mengatakan bahwa Indonesia dalam keadaan baik-baik saja, ekonomi bagus, dan harga-harga kebutuhan pokok terjangkau.

“Tapi saya yakin masyarakat lebih faham keadaan yang sebenarnya saat ini,” ujarnya.

Karena itulah, kata Prabowo, tak ada jalan lain bagi dirinya dan Sandiaga Uno selain memenangi Pilpres 2019 mendatang.

“Kondisi ini yang tidak pernah diakui oleh elite kita. Oleh karena itu tidak ada jalan lain, kita harus memenangkan pemilihan presiden 2019,” tegasnya.

Baca juga: Prabowo Yakin Mampu Perbaiki Ekonomi Indonesia dengan Singkat

Prabowo menyebut konferensi nasional digelar untuk persiapan menjelang pileg dan pilpres 2019. Kegiatan serupa juga pernah dilakukan ketika menjelang pilkada 2018.

“Karena pemilihan gubernur waktu itu, menjadi pertarungan antara kekuatan yang membela kebenaran dan keadilan, dan kekuatan yang ingin memperpanjang keadaan yang tidak benar dan tidak adil,” tuturnya.

Konferesi Nasional Partai Gerindra dihadiri oleh sejumlah tokoh di antaranya Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, dan Sekjen PAN Eddy Soeparno, Sekjen PKS Mustafa Kamal, Waketum Partai Demokrat Syarief Hasan, Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan.

Selain itu, turut hadir pula sejumlah tokoh Persaudaraan Alumni 212 dan Gerakan Nasional Pembela Fatwa (GNPF) seperti Slamet Ma’arif, Al Khaththath, dan Yusuf Martak. Hadir juga Ketua KSPI Said Iqbal dan aktivis #2019GantiPresiden Neno Warisman. (SU05)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Waktu Pengambilan “Token” PPDB SMP di Denpasar Diperpanjang

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora)...

Legislator: Penerapan Sistem Zonasi PPDB Seharusnya Bertahap

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat...

Disdikbud Tingkatkan Pengawasan PPDB di Cianjur

CIANJUR, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Cianjur, Jawa...

Wagub Banten Minta Disdikbud Pastikan Tidak Ada Kendala Dalam PPDB 2019

SERANG, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy meminta...

Minta Kasus Kivlan Zen Diselesaikan Secara Hukum, Begini Penjelasan Ryamizard

Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menegaskan kasus hukum yang menimpa mantan Kepala Staf Kostrad (Kaskostrad) Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen harus diselesaikan secara prosedur hukum.

Puji Ketua MK Anwar Usman, Sandiaga: Pernyataannya Sangat Menggetarkan Hati

Menurut Sandiaga apa yang disampaikan Anwar Usman dinilainya bijak dan sangat menggetarkan hati.

TERPOPULER