PKS Enggan Disebut Berkoalisi Dengan PDIP, Ini Tanggapan Gus Ipul

2
3079
Gus Ipul
Cagub Jatim Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. (Foto: Amal/SERUJI).

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf alias Gus Ipul memastikan rekomendasi empat parpol pengusung PKS, PDI Perjuangan, PKB, dan Gerindra tidak sebatas koalisi dengan calon yang diusung. Kata Gus Ipul, empat parpol itu juga berkoalisi untuk bekerjasama antar parpol untuk pemenangan pemilihan kepala daerah Jawa Timur 2018.

“Saya ingin meluruskan karena ada framing yang salah yang ditangkap media. Saya melihat judulnya salah padahal pernyataan Pak Hidayat Nur Wahid tidak begitu karena koalisi dengan PKS ini termasuk juga bekerjasama dengan parpol,” kata Gus Ipul menanggapi pemberitaan di sebuah media yang menyatakan bahwa PKS hanya kerjasama dengan Gus Ipul bukan dengan parpol pendukung lainnya, di Surabaya, Jumat (12/1).

Padahal, kata Gus Ipul, kerjasama antara PKS dengan beberapa parpol seperti yang ada di Jawa Timur juga terjadi di beberapa daerah lainnya di luar Jawa Timur.

“Saya minta semua pimpinan partai fokus pemenangan. Karena ini koalisi dengan partai dan kandidat sudah final, sekarang fokusnya pada pemenangan,” kata Gus Ipul.

Gus Ipul mengatakan, koalisi dengan PKS memang sudah dijajaki sejak lama, apalagi PKS sejak Pilkada 2008 juga telah mendukung Gus Ipul. Namun tidak hanya dengan PKS, parpol lainnya juga telah dijalin komunikasi sejak lama seperti dengan PDI Perjuangan dan PKB.

“Di rekomendasi calon yang dikeluarkan PKS juga memuat nama saya sebagai calon gubernur dan Mbak Puti (Puti Guntur Soekarno, red),” ujarnya.

Terkait pernyataan Hidayat Nurwahid yang dipelintir media ini, Gus Ipul mengaku juga telah menelpon Ketua DPW PKS Jawa Timur Arif Hari Setiawan dan Sekretaris DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan.

“Ustad Arif bilang pernyataan itu dipelintir karena PKS tidak bermasalah dengan parpol-parpol pendukung lainnya,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam sebuah pemberitaan di media menyebutkan PKS enggan disebut berkoalisi dengan PDI Perjuangan meski mendukung Syaifullah Yusuf alias Gus Ipul-Puti Guntur Sukarno di ajang Pilgub Jawa Timur 2018.

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid mengatakan dukungan yang diberikan PKS lebih kepada sosok Gus Ipul karena dianggap berprestasi memimpin Jawa Timur sebagai wakil gubernur petahana.

“Sekali lagi saya tegaskan kami (PKS) koalisi dengan Gus Ipul. Karena tidak ada koalisi antarpartai, yang ada koalisi dengan kandidat. Partai itu pada pemilihan presiden, dikatakan diajukan oleh parpol atau gabungan dari parpol begitu kata UU,” kata Hidayat di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (11/1). (Amal/SU05)

loading...

2 KOMENTAR

  1. Inilah resiko demokrasi yg diatur UU Pemilu dg pembatasan calon.Harus berjuang bgmana setiap partai bisa mengajukan.calon sendiri dan masyarakat yg akan memilih..mengurangi transaksional antar partai dan calon kada.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
menhub

Menhub: Cuaca Buruk Belum Mempengaruhi Sektor Penerbangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sektor penerbangan belum terpengaruh kondisi cuaca buruk seperti yang dialami sektor pelayaran, meskipun kewaspadaan tetap...
tewas

Karena Kecelakaan Mobil, Pilot Lion Air Dimakamkan di Madinah

SERANG, SERUJI.CO.ID - Pilot Lion Air Captain Bambang Sugiri yang meninggal karena kecelakaan mobil di Arab Saudi, Sabtu (21/7), akan dimakamkan di Madinah pada...
Tahanan kabur

Dua dari 31 Orang Napi Lapas Doyo Yang Kabur Telah Diamankan

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kapolres Jayapura AKBP Victor Mackbon mengatakan jumlah narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura,...

Untuk Asian Games, PSSI Miliki Dua Bus Baru

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memiliki dua unit bus baru sebagai moda transportasi tim nasional sepak bola Indonesia menjelang bergulirnya...

Dirjen PAS: OTT di Sukamiskin Masalah Serius dan Tak Terduga

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami mengatakan kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...