Pemohon Uji Materi Perppu Ormas Lakukan Perbaikan Permohonan

JAKARTA – Pemohon lain dari perkara uji materi Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas, Herdiansyah dan Ali Hakim Lubis memperbaiki permohonannya, yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Pada sidang perbaikan ini, pemohon yang diwakili kuasa hukumnya, Hendarsam Marantoko memaparkan pokok-pokok perubahan yang dilakukan.

“Seperti yang disarankan oleh majelis hakim, kami akan membacakan hal-hal yang sifatnya pokok yaitu perubahan-perubahan saja,” ujar Hendarsam di hadapan Majelis Hakim Konstitusi di Gedung MK Jakarta, Senin (28/8).

Dalam perubahan tersebut, pemohon memaparkan bahwa ketentuan Perppu Ormas dapat menghambat pemohon dalam memilih atau bergabung dalam ormas atau setidaknya berpotensi menghalangi kebebasan pemohon dalam berserikat dan berkumpul dalam ormas yang diikuti pemohon yaitu ormas Advokat Cinta Tanah Air (ACTA).

“Bahwa akibat penghapusan Pasal 68 UU Ormas, maka peran dan fungsi pengadilan untuk secara objektif memastikan proses penjatuhan sanksi menjadi hilang,” kata Hendarsam.

Pemohon selanjutnya mengatakan bahwa dampak lanjutan dari penghapusan ketentuan tersebut menjadikan pemerintah mudah memberikan sanksi pencabutan badan hukum kepada ormas apapun.

“Bahwa oleh karena itu, jelaslah pemohon adalah pihak yang mewakili kepentingan hukum dan kepentingan konstitusional untuk mengajukan permohonan ini,” tambah Hendarsam.

Pemohon kemudian meminta Mahkamah untuk menerima dan mengabulkan seluruh permohonan pengujian peraturan pemerintah pengganti undang-undang yang diajukan oleh pemohon.

“Meminta Mahkamah menyatakan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat,” pungkas Hendarsam. (Ant/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengarahkan Gerakan NKRI Bersyariah

Walau begitu, sekali lagi percayalah bahwa perjuangan Islam politik untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam tak akan pernah mati. Ia akan terus bermetamorfosa dan tersimpan rapi dalam memori kolektif kelompok Islam politik.

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close