Lakukan Perlawanan di Praperadilan, Jonru Didukung Berbagai Saksi Ahli

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Jonru Ginting yang ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh penyidik Polda Metro Jaya karena dugaan melakukan ujaran kebencian, akan melakukan perlawanan dengan melakukan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Ya, pendaftaran gugatan sudah dilakukan, dan sidang perdana dijadwalkan Senin tanggal 6 November,” ungkap kuasa hukum Jonru dari LBH Bang Japar, Renaldy Erwin lewat pesan kepada SERUJI, Kamis (2/11).

Erwin mengungkapkan untuk menghadapi praperadilan tersebut, pihak kuasa hukum akan menghadirkan saksi ahli dari berbagai disiplin keilmuan.

Surat permohonan praperadilan Jonru.

“Kita sedang mempersiapkan beberapa Saksi Ahli untuk Sidang Praperadilan Jonru diantaranya; Ahli hukum ITE, Ahli Bahasa, Ahli hukum pidana, Ahli Praktisi ITE, Ahli HAM,” ungkapnya.

Ditegaskan oleh Erwin bahwa apa yang menimpa kliennya adalah bentuk ketidakadilan yang dilakukan kepolisian dalam penegakan hukum, sehingga perlawanan di praperadilan harus dilakukan.

“Prapradilan ini adalah bentuk perlawanan Jonru mencari keadilan. Semoga hakim dapat berlaku Independen atau Merdeka dari tekanan dalam memutuskan bebas dalam kasus Jonru ini,” pungkasnya. (ARif R/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER