Kunjungi Pasar Bumiayu, Sandiaga Uno Diserbu Pedagang dan Pengunjung

BUMIAYU, SERUJI.CO.ID – Calon Wakil Presiden (cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Uno mengunjungi Pasar Induk Bumiayu Brebes, Jumat (26/10) dengan menyusuri gang sempit yang dipenuhi para pedagang.

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) ini disambut hangat, para pedagang dan pengunjung pasar.

Teriakan ‘Sandi, Sandi, Sandi” menggema memenuhi lorong pasar. Pedagang dan pengunjung yang sedang berbelanja antusias dan langsung merapat ke Sandiaga Uno untuk melihat dari dekat cawapres pendamping Prabowo ini.

Hari Sudarsono kepala pasar meminta Sandiaga untuk lebih perhatian dengan pasar.

“Kalau bisa pasar dibangun pak. Biar pedagang senang. Kalau hujan pasar ini becek,” kata Hari.

Baca juga: Tanggapi Hasil Survei LSI, Sandiaga: Survei Internal Justru Tunjukkan Kami Mengejar

Dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sandiaga mengatakan revitalisasi pasar tradisional di Indonesia memang harus terus dilakukan. Ini bisa menjadi penggerak ekonomi Indonesia.

“Pasar jika nyaman dan bersih, akan membuat para pembeli kembali. Ini akan menguntungkan para pedagang. Dapat meningkatkan pendapatan mereka. Jika diberi amanat bersama Pak Prabowo Subianto, saya akan menggerakkan ekonomi rakyat dari pasar,” kata Sandiaga.

Mantan Wagub DKI Jakarta butuh tenaga ekstra untuk menembus pasar yang sempit itu. Tiap berjalan, pembeli dan pedagang berebut untuk salaman dan swafoto.

Suasana sempat tidak kondusif begitu emak-emak mengetahui Sandi berada di pasar. Bahkan untuk berdialog dengan pedagang, Sandiaga kesulitan. Baru bicara, telepon genggam sudah ada di depan wajahnya.

Suasana bertambah riuh saat Sandiaga keluar dari salah satu pasar terbesar di Bumiayu. Banyak yang belum bersalaman dan foto, dia pun berdiri di pintu mobil menyapa masyarakat yang belum sempat melihat lebih dekat dirinya.

“Terima kasih atas sambutannya yang luar biasa hari ini. Sekali lagi terima kasih, saya dan Prabowo berjanji akan fokus pada perubahan ekonomi, penciptakan lapangan kerja dan harga-harga kebutuhan pokok yang stabil. Sekali lagi terima kasih,” kata Sandiaga. (SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Lima Macam Riba Yang Diharamkam

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.

Kemcer Di Curug Cipeteuy