KPU Sumut Nyatakan JR Saragih-Ance Tak Penuhi Syarat Peserta Pilgub

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Jalan bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut, JR Saragih-Ance Selian untuk maju dalam Pilkada Sumut bakal terganjal. Pasalnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut menyatakan pasangan yang diusung koalisi Partai Demokrat, PKB, dan PKPI ini tetap tak memenuhi syarat.

Komisioner KPU Sumut, Benget Silitonga mengatakan KPU Sumut memutuskan status Bapaslon JR Saragih- Ance Selian tidak berubah, tetap mengacu pada keputusan sebelumnya yakni SK 07 Tahun 2018 tentang Penetapan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut.

“Kami memutuskan bapaslon JR-Ance tidak memenuhi syarat sebagai peserta Pilgub Sumut 2018,” kata Benget, Kamis (15/3) di ruang rapat Kantor KPU Sumut.

Menurut Benget, putusan Bawaslu Sumut yang memerintahkan agar legalisir ulang fotocopy ijazah SMA milik JR Saragih di Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Pusat dengan disaksikan KPU Sumut dan Bawaslu Sumut telah dilaksanakan pada 12 Maret 2018.

“Ketika itu kami hadir menyaksikan apa yang terjadi di sana dan kami catat dalam berita acara dan didasarkan tanda terima khusus dokumen yang diserahkan ke kami,” ucap Benget.

Dari hasil pelaksanaan itu, kata Benget, KPU Sumut diberi ruang untuk membuat berita acara hasil pelaksanaan. KPU Sumut tetap merujuk pada putusan Bawaslu Sumut dan dokumen yang diserahkan Jr Saragih pada masa pendaftaran.

“Setelah berembuk, kami menilai proses leges ulang tanggal 12 Maret 2018 dan dokumen yang diserahkan tidak sesuai dengan amar putusan Bawaslu Sumut,” jelasnya.

Menurut Benget pelaksanaan legalisir ulang itu tak sesuai putusan Bawaslu Sumut yang memerintahkan agar yang dilegalisir ulang adalah fotocopy ijazah SMA. Namun yang dileges ulang adalah SKPI (Surat Keterangan Pengganti Ijazah).

“Amar putusan Bawaslu tak perlu ditafsir lagi, maknanya jelas, leges ulang fotokopi ijazah SMA. Kita lihat tidak sesuai dengan putusan Bawaslu itu dan dokumen yang diserahkan pada masa pendaftaran,” pungkasnya.

Baca juga: Jika SKPI Tak Diakui, JR Saragih Ancam Pidanakan Komisioner KPU Sumut

Penyampaian berita acara itu dihadiri langsung oleh Ance Selian didampingi pengurus Demokrat Sumut dan pengurus PKB. Namun Ance Selian menolak isi berita acara itu. Ronald Naibaho salah seorang Pengurus Partai Demokrat juga meneken penolakan berita acara.

“Bapaslon tidak menerima berita acara itu. Kami mengundang paslon Jr Saragih-Ance, tapi mereka tidak mau menandatangani hasil berita acara,” urainya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.