Jika SKPI Tak Diakui, JR Saragih Ancam Pidanakan Komisioner KPU Sumut

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Bakal calon Gubernur Sumut, JR Saragih mengancam akan menempuh jalur hukum bila Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut nantinya tetap menyatakan JR Saragih-Ance Selian tidak memenuhi syarat sebagai peserta Pilkada Sumut 2018. Pasalnya jadwal legalisir ulang ijazah SMA milik JR Saragih telah terlaksana, Senin (12/3).

JR Saragih mengutus Sekretaris tim pemenangan JR-Ance, Ronald Naibaho serta Direktur Eksekutif DPD Demokrat Siverius Bangun dan dua orang lainnya. Akan tetapi, bukan ijazah SMA yang dilegalisir, melainkan SKPI (Surat Keterangan Pengganti Ijazah).

SKPI yang dileges ke Kantor Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Pusat, terbitan tanggal 5 Maret 2018. SKPI lazimnya diterbitkan karena alasan ijazah hilang yang dikuatkan dengan laporan polisi.

“Kalau dia (KPU Sumut) tidak mengakui, itu sebabnya bisa kita pidanakan. Karena SKPI itu resmi dan diakui oleh undang-undang. Kita minta keadilan, karena perintah Bawaslu agar dileges bersama-sama, sudah dilaksanakan. Jadi kewajiban dia (KPU) memasukkan kita,” kata JR Saragih.

Menurut JR Saragih, ijazah SMA nya hilang sekitar empat hari lalu. Saat itu ijazah tersebut dibawa utusannya ke Kantor Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Pusat. Karena itulah Bupati Simalungun ini mengurus SKPI untuk dilegalisir.

“Waktu itu kita perintahkan orang ke sana, ada empat orang. tapi tidak ada satupun orang dari Suku Dinas yang bisa kita temui, jadi pindah ke sana ke sini. Ternyata surat ijazah itu hilang bersama beberapa surat dan baju juga,” pungkasnya.

Karena ijazah SMA miliknya hilang, kemudian JR Saragih ke Jakarta untuk mengganti ijazah yang hilang itu dengan SKPI. Bahkan JR Saragih memboyong 15 orang temannya saat bersekolah di SMA Iklas Prasasti Jakarta.

“Karena itu hilang, maka saya ke Jakarta. Kalau hilang, cap jari nya harus ada. Jadi saya ke sana diperiksa dan bawa teman sekolah. Buktinya teman sekolah saya ada. Mereka satu angkatan dengan saya. Makanya surat balasan untuk leges itu baru kami kirim Jumat sore,” urainya.

Setelah proses leges itu dilaksanakan, JR Saragih mengaku tinggal menunggu tindakan KPU Sumut apakah akan mengikuti putusan Bawaslu Sumut.

“Jadi sudah diterima secara resmi, jadi sudah clear. Tinggal menunggu KPU Sumut apa tindakan dia apa mengikuti putusan Bawaslu. Kalau mengikuti putusan Bawaslu, maka terhitung hari ini, tiga hari setelah leges wajib dimasukkan kembali JR-Ance sebagai peserta Pilkada Sumut,” tegas JR Saragih.

Seandainya KPU Sumut tak mengakui legalisir SKPI tersebut, JR Saragih menuding bahwa komisioner bisa dipidana karena menghalang-halanginya.

“Kalau dia tidak mengakui, itu sebabnya bisa kita pidanakan. Apalagi ada putusan MA yang mengakui ijazah saya. Saya juga sudah tunjukkan ijazah asli saya. Di Bawaslu juga sudah saya tunjukkan ijazah asli itu. Dan ternyata ijazah saya hilang. Sehingga saya urus SKPI,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.