Johan Budi: Istana Jangan Dikaitkan

JAKARTA – Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi menegaskan langkah mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar yang melontarkan pernyataan terhadap Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), jangan dikait-kaitkan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Johan mengatakan apa yang diutarakan oleh Antasari Azhar murni terkait persoalan pribadi Antasari.

“Apa yang tidak dibicarakan oleh Pak Antasari terkait dengan perjalanan masa lalunya itu adalah urusan pribadi Pak Antasari sendiri, jangan dikait-kaitkan dengan Presiden,” kata Johan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Selasa (14/2).

Johan menegaskan langkah Antasari Azhar yang baru berani terang-terangan tersebut tak ada kaitannya pertemuan antara Presiden Jokowi dengan Antasari Azhar di Istana Kepresidenan, Jakarta beberapa waktu lalu.

Johan juga menjawab terkait tudingan Susilo Bambang Yudhoyono yang menyebut ada motif politik di balik pemberian grasi ke Antasari Azhar. Johan menegaskan grasi yang diberikan oleh Presiden Jokowi dilatarbelakangi atas prosedur yang sesuai aturan dan atas pertimbangan dari Mahkamah Agung (MA).

“Keputusan Presiden untuk memberikan grasi kepada Pak Antasari itu berdasarkan saran, masukan dari MA,” ujar Johan.

EDITOR : Yus Arza

3 KOMENTAR

  1. Jelas2 semuanya saling berkaitan, termasuk pemegang kekuasaan. Siapa pemegang kekuasaan sebenarnya? Klo yg formal itu sebenarnya bukan style-nya paling tidak yang saya pahami dari sejak di daerah kota dulu, tapi tetap aja berkaitan…karena tidak mungkin bertemu pagi sebelum melewati malam

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Corpopreneur Yes! Entrepreneur No!

Kita tidak butuh lagi peningkatan jumlah atau persentase entrepreneur. Yang dibutuhkan adalah bagaimana membesarkan perusahaan-perusahaan gurem itu menjadi perusahaan perusahaan besar. Perusahaan-perusahaan prinsipal yang karyawannya puluhan ribu bahkan ratusan ribu orang.

Meminta Maaf Kepada Generasi Yang Hilang

Tanggal 13 Febuari 2008 berlangsung peristiwa penting, di Australia. Melalui pidato Perdana Menteri Kevin Michael Rudd, di hadapan sidang Parlemen, pemerintah Australia secara secara resmi meminta maaf.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER