Ini Peta Persaingan Khofifah dengan Gus Ipul dari Amatan Indonesia Indicator

Rustika menambahkan, karakter Jatim mengedepankan kampanye yang lebih positif dan santun dan fokus pada kelompoknya sendiri terlihat dalam jejaring percakapan di Facebook.

Di Facebook, tidak terdapat adanya ujaran kebencian yang masif. Masing-masing paslon punya kedekatan dengan ulama atau agama. Di FB, postingan dan komentar Khofifah-Emil mencapai 4.017 relasi percakapan atau lebih banyak dibandingkan Saifulah-Puti yang hanya 2.113 relasi percakapan.

Meskipun sempat ada isu mengenai teror pembunuhan yang ditujukan pada Khofifah, namun isu itu tenggelam dibandingkan dengan kegairahan para netizen dalam harapan dan percakapan yang positif terhadap pilgub Jatim.

“Terdapat dua kelompok besar yang masing-masing fokus pada salah satu pendukung. Ada kelompok tengah yang rata-rata dijembatani oleh akun media. Pembahasan mengarah kepada dukungan untuk masing-masing paslon tanpa menunjukkan ketidaksukaan pada paslon lawan,” tutur Rustika.

Indonesia Indicator juga mencatat, tidak ada penyerangan antarpendukung paslon melalui media sosial.

“Di satu sisi, hal ini menarik karena mampu menurunkan tegangan antarpaslon yang mungkin terjadi. Namun demikian, kedua paslon seolah hanya berkampanye hanya untuk kelompoknya sendiri, dan PR-nya adalah bagaimana mereka harus mampu memengaruhi kelompok silent majority atau yang belum menentukan pilihan,” ucap Rustika. (Ant/Hrn)

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER