Hasil Sementara Real Count KPU: Di Jawa, Suara Dukungan ke Jokowi Masih Dominan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin masih unggul cukup jauh dari pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga di pulau Jawa.

Hal itu berdasarkan pantauan SERUJI di situs real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) terhadap data scan form C1 yang sudah masuk pada Senin (22/4) pukul 14.30 WIB yang berjumlah 10.894.140 suara.

 

Jokowi-KH Ma’ruf Unggul Telak di Jateng, Jatim dan DI Yogyakarta

Real count scan C1 KPU sementara pada Senin (22/4/2019) pukul 14.30 WIB untuk Provinsi di Jawa.

Suara terbesar untuk pasangan Jokowi-KH Ma’ruf disumbang dari tiga provinsi yang memiliki DPT besar di pulau Jawa, yakni Jawa Tengah (77,07%), DI Yogyakarta (70,81%), dan Jawa Timur (69,47%). Dari 6 provinsi di Jawa, Jokowi-KH Ma’ruf unggul di 4 Provinsi.

Sementara, Prabowo-Sandiaga unggul di Jawa Barat (52,63%) dan di Banten (63,17%). Keunggulan Prabowo-Sandi di Banten ini mampu membalik prediksi pasangan Jokowi-KH Ma’ruf akan unggul di provinsi yang merupakan daerah asal dari cawapres KH Ma’ruf Amin.

Jokowi-KH Ma’ruf Menang Besar di Jawa dengan 63,28 Persen Dibanding Prabowo-Sandi 36,72 Persen

Real count scan C1 KPU sementara pada Senin (22/4/2019) pukul 14.30 WIB untuk Provinsi di Jawa.

Hasil sementara dari scan C1 dari berbagai TPS di pulau Jawa ini, menempatkan pasangan Jokowi-KH Ma’ruf unggul cukup telak dari Prabowo-Sandi, yakni sebesar 63,28 persen dengan mengumpulkan 6.893.983 suara.

Sementara pasangan Prabowo-Sandi baru mampu kumpulkan sebanyak 4.000.156 suara atau 36,72 persen. Pasangan yang diusung Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat ini hanya unggul cukup besar di Provinsi Banten, yakni sebesar 63,17 persen. Sementara di Jawa Barat hanya unggul tipis di 52,63 persen.

Berikut Tabel Hasil Sementara Real Count KPU Untuk Provinsi di Sumatera

NoProvinsiJOKOWIPRABOWOJOKOWIPRABOWO
1DKI JAKARTA682.871602.20953,14%46,86%
2JAWA BARAT1.053.9851.171.22047,37%52,63%
3JAWA TENGAH2.592.109771.20977,07%22,93%
4DI YOGYAKARTA451.458186.07270,81%29,19%
5JAWA TIMUR1.846.554811.54769,47%30,53%
6BANTEN267.007457.89936,83%63,17%
TOTAL6.893.9844.000.15663,28%36,72%

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.