Golkar Optimis Khofifah-Emil Rebut Suara Generasi Milenial

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Badan Kajian Strategi dan Intelijen (Bakastratel) Partai Golkar optimistis pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak mampu merebut suara pemilih pemula dari generasi milenial di Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur (Pilkada Jatim).

Partai Golkar belum lama lalu membentuk Bakastratel yang secara khusus bertugas untuk mengakselerasi pemenangan kapala daerah, legislatif, hingga pemilihan presiden yang diusungnya, sekaligus bertanggung jawab terhadap konsolidasi kepartaian secara menyeluruh.

Anggota Bakastratel Partai Golkar Donny AM Isman kepada wartawan di Surabaya, Senin (28/5), menyebut pemenang Pilkada Jatim akan ditentukan oleh pemilih pemula dari generasi milenial, yang menurut data yang dihimpun oleh Tim Pemenangan Khofifah-Emil jumlahnya mencapai 43 persen di Jawa Timur.

“Saya rasa Partai Golkar sudah tepat mengusung Khofifah-Emil di Pilkada Jatim 2018 karena masing-masing dari pasangan ini telah memiliki segmen pemilih sendiri-sendiri,” tuturnya.

Dia mencontohkan, Khofifah merupakan representasi dari sosok yang berpengalaman, bersahaja dan mewakili kepentingan wanita. Sedangkan Emil merupakan representasi dari sosok muda, enerjik, berwawasan luas dan berprestasi.

Keberadaan Emil yang masih berusia muda, saat ini berusia 34 tahun, sebagai pasangan Khofifah, lanjut dia, berperan besar untuk memenangkan perebutan suara pemilih pemula dari generasi milenial.

“Karena suara nahdliyin atau umat Nahdlatul Ulama di Jawa Timur sudah pasti terpecah mengingat dua calon gubernur di Pilkada Jatim, yaitu Khofifah Indar Parawansa dan Saifullah Yusuf, sama-sama berasal dari Nahdlatul Ulama,” ujarnya.

Maka, Donny memastikan kedua pasangan calon di Pilkada Jatim akan sama-sama memperebutkan suara pemilih pemula dari kalangan milenial dan dia menilai pasangan Khofifah-Emil memiliki peluang yang lebih besar untuk memenangkannya.

“Hasil survei dari berbagai lembaga survei belakangan juga menyebut pasangan Khofifah-Emil elektabilitasnya terus menanjak dari dukungan pemilih milenial,” ucapnya.

Khofifah-Emil mengikuti Pilkada Jatim, yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Juni mendatang, diusung oleh koalisi partai Golkar, Demokrat, Nasdem, Hanura, PPP dan PAN. Pasangan lain yang mengikuti Pilkda Jatim 2018 adalah Saifullah Yusuf – Puti Guntur Soekarno, yang diusung koalisi PDIP, PKB, PKS dan Gerindra. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER