Formasi Jabar Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem

0
34
Sukabumi Palestina
KAMMI Sukabumi menggelar aksi Peduli Al-Aqsa, Ahad (23/7/2017). (Foto: Istimewa)

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Forum Kerja Sama Ormas-Ormas Islam (Formasi) Jawa Barat mengecam keras pernyataan sepihak Presiden Donald Trump yang mengumumkan penetapan sepihak (pengakuan) bahwa Yerusalem sebagai Ibu kota Israel.

“Kami mengecam dan mengutuk keras pernyataan sepihak Presiden Donald Trump yang membahayakan perdamaian dunia. Menyatakan kebijakan Amerika itu sebagai ‘mad policy’, kebijakan gila yang dikeluarkan oleh seorang pemimpin,” kata Ketua Formasi HM Rizal Fadillah, di Bandung, Selasa (12/12).

Menurut dia, pengumuman penetapan atau pengakuan sepihak bahwa Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel oleh Presiden Donald Trump sangat menyakitkan hati umat Islam se-dunia karena Yerusalem didalamnya terdapat Masjid Al Aqsa, yang merupakan kota suci ketiga bagi umat Islam setelah Mekkah dan Madinah.

“Reaksi terjadi di berbagai negara baik negara-negara muslim mau pun di negara eropa bahkan di Amerika sendiri,” kata dia.

Dia menuturkan kebijakan sensitif Trump ini dapat berimplikasi dan mempengaruhi konstelasi politik dunia dan penindasan Israel terhadap bangsa Palestina yang terus menerus.

Kemudian pendudukkan dan pencaplokan wilayah yang tersistematisasi serta pemihakan Amerika terhadap Israel yang terang-terangan telah memperburuk situasi dan bangsa Palestina yang lama berjuang untuk menjadikan dirinya sebagai Negara yang merdeka dan berdaulat.

“Lobi Yahudi di berbagai negara khususnya Amerika luar biasa kuat, sehingga badan dunia PBB pun tidak berkutik dan tetap membiarkan ketidak adilan yang terjadi terhadap rakyat dan bangsa Palestina tersebut,” kata dia.

Ia mengatakan umat Islam di dunia tentu tidak dapat menerima pengakuan sepihak Presiden Trump tersebut (yang akan dilanjutkan dengan pemindahan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem) karena hal tersebut bertentangan dengan semangat perdamaian yang dicanangkan dunia, legitimasi kolonialisme, serta jelas-jelas melanggar piagam PBB itu sendiri.

“Kami juga mendukung penuh perjuangan bangsa Palestina untuk mendapatkan hak-haknya sebagai bangsa yang memiliki Negara yang merdeka dan berdaulat, bebas dari cengkeraman negara zionis Israel,” kata dia.

Selain itu, lanjut dia, Formasi Jawa Barat juga siap berjuang dengan bagian umat Islam di mana pun untuk membebaskan Al Quds dari pendudukan Israel dan menjadikan Masjid Al Aqsa sebagai tempat yang bebas dikunjungi dan beribadah bagi umat Islam di dunia tanpa ancaman dan intimidasi zionis Israel.

“Kami juga mendesak negara-negara yang tergabung dalam OKI untuk bersikap lebih tegas dan keras terhadap kebijakan AS ini dan segera membentuk pasukan keamanan bersama yang berfungsi untuk membela kepentingan dunia Islam dan mendesak badan dunia PBB untuk mengadili pemimpin negara Israel sebagai penjahat-penjahat perang dan kemanusiaan,” kata dia. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....