Djarot-Sihar Mengaku Berdoa Agar Dapat Nomor Urut 2

0
120
Djarot-Sihar
Pasangan Djarot-Sihar berpoto bersama usai penetapan nomor urut paslon Pilgub Sumut 2018, Selasa (13/2/2018). (foto:Mica/SERUJI)

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djos) mendapatkan nomor urut 2 saat pengundian nomor urut dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2018. Menurut Djarot, nomor 2 memiliki banyak arti bagi kemenangan pasangan ini.

“Pada Pilgub di Jakarta, kami dapat nomor urut 2. Saat itu kami identik dengan salam 2 jari dan salam 2 periode pak Jokowi,” ujar Djarot usai rapat pleno pengundian nomor urut pasangan calon yang berlangsung di Hotel Grand Mercure Medan, Selasa (13/2).

Tak hanya itu, lanjut Djarot yang pada pilkada DKI lalu berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, nomor urut 2 juga memiliki arti peace yang berarti damai, Victory yang artinya kemenangan dan Vini Vidi Vici yang merupakan bahasa latin terkenal memiliki arti saya datang, saya melihat, saya telah menaklukkan.

“Jadi nomor 2 itu sangat familiar bagi kami. Tadi waktu kita mau berangkat dari Posko Pemenangan, kita berdoa. Pak Sihar bilang ke saya, mas sebaiknya kita dapat nomor 2. Saya juga mengamininya,” ucap Djarot.

Menurut Djarot, Pilgub merupakan pesta Demokrasi yang harus disambut dengan kegembiraan dan saling menghargai satu sama lain. Masyarakat Sumut harus menggunakan hak pilihnya. Karena pilihan itu akan menentukan Pemerintahan Sumut ke depannya.

“Pilgub akan membawa Sumut menjadi provinsi yang bersih dan hebat. Semua urusan mudah dan transparan yang bisa melayani rakyat dengan sepenuh hati,” urai Djarot.

Pada rapat pleno terbuka pengundian nomor urut pasangan calon itu, Djarot dan Sihar kompak mengenakan kemeja putih dan syal bermotif ulos. Syal ini sengaja dikenakan untuk menunjukkan bahwa Sumut kaya dengan budayanya.

“Ini merupakan kombinasi warga yg ada di Sumut. Ada warna Melayu, Batak, semua warna. Dari Toba ada, Mandiling ada, Karo ada. Artinya apapun agama kita, golongan kita jangan sampai terpecah belah,” ucap Sihar Sitorus menimpali. (Mica/Hrn)

Komentar

BACA JUGA
Tri Rismaharini

Risma Jelaskan Tata Kota Kepada Arsitek se-Indonesia

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menjelaskan konsep pengelolaan tata kota di hadapan puluhan arsitek se-Indonesia dan mancanegara (Malaysia, Thailand dan Singapura) di...

Bawaslu Larang Pasang APK di Lembaga Negara dan Tempat Ibadah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilihan Umum Jawa Timur melarang Alat Peraga Kampanye (APK) dipasang di Lembaga Negara yang bukan fasilitas pribadi. "Yang jelas, Undang-Undang...
Zaadit Taqwa

Zaadit Taqwa Pemberi “Kartu Kuning” Orasi di Riau

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID - Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia Zaadit Taqwa yang sempat memberi "kartu kuning" kepada Presiden Jokowi, muncul bersama ratusan perwakilan BEM se-Indonesia...
Gus Ipul sowan Pesantren

Hari Kedelapan Kampanye, Gus Ipul Pilih Sowan ke Ponpes di Kediri dan Mojokerto

KEDIRI, SERUJI.CO.ID - Hari kedelapan berkampanye, calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memilih sowan ke sejumlah Pondok Pesantren di Kediri dan Mojokerto. Gus...
Ibu Penggigit Tangan

Ibu Penggigit Tangan Polisi Ditetapkan Jadi Tersangka

KUDUS, SERUJI.CO.ID - Seorang ibu yang menggigit tangan salah seorang petugas Satlantas Polres Kudus, Jawa Tengah, ditetapkan sebagai tersangka dengan tuduhan melawan petugas yang sedang...
loading...

Keistimewaan Air Bekas Wudhu terhadap Kehidupan Tanaman

Air sebagai sumber kehidupan sudah menjadi pengetahuan umum. Sementara di bumi kondisi air macam-macam. Dari berbagai macam air itu ternyata berbeda-beda pula terhadap tanaman. Untuk...
IMG20180222054602

Kota Ini Mulai Dikepung Kabut Asap, Siapa Pelakunya..?

Kotawaringin Barat - Hampir sepekan udara kota Pangkalan Bun tampaknya sudah tidak bersahabat. Kebut asap mulai menyeruak aromanya tercium tidak sedap hanya karena ulah...
KH. Luthfi Bashori

Dalam Urusan Rumah Tangga, Jadikan Istri sebagai Teman Diskusi

Saat seorang suami berada dalam lingkungan rumah tangga dan mengurus hal-hal yang terkait dengan kemaslahatan keluarganya, maka teman diskusi yang paling tepat adalah istrinya....