Diduga PWNU Jatim Menolak Silaturahim Khofifah, Ini Kronologinya

Lebih lanjut Roziqi menerangkan, pihak PWNU Jatim memberikan jadwal kepada Timses Khofifah-Emil untuk berkunjung ke kantor PWNU Jatim, yaitu pada Selasa, 13 Februari 2018. Namun Timses Khofifah-Emil meminta jadwal itu dirubah karena bertepatan dengan pengundian nomor urut Paslon yang diadakan KPU Jatim.

“Jadwal itu saya rasa tidak tepat, karena semua tim Paslon dan partai pendukung Khofifah–Emil ikut menghadiri undian nomor. Jadikan yang jelas kita tidak mungkin bisa, namun kami kembali minta pihak PWNU untuk menjadwalkan lagi, namun sayangnya sampai sekarang tidak jelas,” tukas M Roziqi.

Baca juga: Gus Ipul Kukuhkan Tim Relawan Nahdliyin Jember

Sementara itu, saat dikonfirmasi, PWNU Jatim membantah adanya larangan Khofifah-Emil untuk berkunjuang ke Kantor PWNU Jatim.

“Tidak ada yang melarang, bukan tidak mau menerima, tidak ada itu. Itu dibesar-besarkan saja sama Timsesnya. Konfirmasi Kiai Mutawakkil saja, saya tidak mau ikut-ikut, karena cukup saya bagian teknis saja,” kata Sekretaris PWNU Jatim, Prof Akhmad Muzaki saat dikonfirmasi SERUJI, Ahad (11/2).

SERUJI juga mencoba mengkonfirmasi hal ini langsung kepada Ketua PWNU Jatim, KH Mutawakkil Alallah. Setelah beberapa kali menghubungi lewat telponnya, barulah sekitar pukul 16.05 WIB, telpon terangkat.

“Pak Kiai masih mengajar, nanti saja. Ini saya istrinya,” ujar suara wanita diseberang telpon yang dihubungi SERUJI. (Devan/Hrn)

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

27 KOMENTAR

  1. NU sudah mulai pudar, sepertinya NU sudah tidak ada lagi wibawanya, karna NU sudah diacak acak oleh partai yang tidak pernah kirim fatiha kepada almarhum ky haji Hasyim Asy’ari…!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER