Demokrat Tepis Rumor Agus Yudhoyono Maju di Pilkada Jatim

JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan membantah kabar Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan maju sebagai calon gubernur Jawa Timur (Jatim) pada Pilkada 2018 dan menyebut kabar yang beredar itu sebagai rumor belaka.

“Kata siapa itu? Tidak ada pembicaraan dari pihak kami seperti itu. Hanya rumor saja,” kata Syarief Hasan usai rapat pleno harian Partai Demokrat di Jalan Proklamasi 41, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (6/3).

Syarief menjelaskan hingga saat ini Demokrat belum menentukan figur yang akan diusung dalam Pilkada Jatim 2018 karena waktunya masih lama dan banyak tahapan yang harus dilalui.

Menurut dia pelaksanaan Pilkada 2018 masih akan berlangsung pada bulan Juni 2018 sehingga masih banyak waktu untuk Demokrat melakukan konsolidasi dan mematangkan strategi.

“Kami baru lakukan pemetaan, belum sampai membicarakan figur. Kalau tidak salah bulan Juni 2018 Pilkada Jatim, jadi masih begitu banyak waktu bagi Partai Demokrat untuk melakukan konsolidasi dan pematangan untuk strategi,” ujar Syarief.

Selain itu, Syarief menjelaskan ada 171 daerah yang melakukan Pilkada 2018 sehingga dibutuhkan pembahasan khusus untuk pematangan strategi pemenangannya.

Menurut dia, pembahasan strategi pemenangan Pilkada 2018 akan dilakukan secara intens dan berkelanjutan.

“Jadi bayangkan 171 wilayah yang akan pilkada dan ini akan kami bahas lagi pada agenda rapat berikutnya. Jadi rapat ke depan ini akan semakin intens kami lakukan,” katanya.

Syarief juga mengungkapkan, rapat pleno yang digelar tersebut merupakan evaluasi hasil Pilkada 2017. Dalam evaluasi tersebut, diketahui Partai Demokrat memenangkan 45,5 persen dari total 101 pilkada di Indonesia.

“Kami melakukan sejumlah evaluasi sehingga bisa memenangkan Pilkada serentak 2018. Target kita adalah menang hingga 50 persen dari 171 daerah Pilkada Serentak 2018,” ujarnya

Sebelumnya, AHY mencalonkan gubernur DKI Jakarta 2017. Namun tidak lolos ke putaran kedua Pilgub DKI. Kemudian santer beredar kabar kalau calon gubernur DKI Jakarta yang kalah dalam putaran pertama tersebut akan ikut berkompetisi dalam Pilkada tersebut.

Seperti diketahui, Pilkada Serentak 2018 akan digelar Juni 2018 mendatang. Diperkirakan ada sekitar 171 daerah yang akan melakukan pemilihan gubernur, bupati, dan walikota se-Indonesia.

Dari 171 daerah yang akan berkontestasi, perebutan kursi Jatim-1 menjadi sorotan utama. Sampai saat ini, Jatim-1 menjadi daerah yang seksi lantaran sejumlah nama telah muncul sebagai kandidat seperti Tri Rismaharini, Syaifullah Yusuf, dan Khofifah Indar Prawarsa.

Baca juga artikel terkait PILKADA JATIM 2018.

EDITOR: Iwan Y

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Penegakan Hukum Yang Kaya Kezaliman dan Miskin Rasa Keadilan

Bercermin kepada praktek penegakan hukum di Indonesia beberapa tahun tarakhir, khususnya di era Rezim Pemerintahan saat ini, tentunya kita melihat banyaknya praktek-praktek penanganan kasus hukum yang masih jauh dari apa yang diharapkan.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER