Bank Syariah Mandiri Ingin Rajai Pembiayaan Ritel

57
Bank Syariah Mandiri bertekad menggenjot sektor retail. (Foto: syariahcenter.com)

JAKARTA – Bank Syariah Mandiri (BSM) ingin menjelma menjadi bank syariah yang menguasai pembiayaan ritel di tahun 2020 mendatang. Agar mencapai target, BSM memperbesar aliran pembiayaan ke segmen ritel ini.

Senior Executive Vice President Retail Banking BSM Niken Andonowarih mengatakan, pihaknya mengincar pertumbuhan pembiayaan ritel tumbuh double digit di tahun 2017. Kami menargetkan pembiayaan ritel tumbuh 15 persen di tahun ini, kata Niken, Kamis (23/2).

Dengan asumsi target pembiayaan tersebut maka pembiayaan ritel BSM mencapai sekitar Rp 34,96 triliun di akhir tahun 2017 dari perhitungan realisasi pembiayaan ritel senilai Rp 30,4 triliun di akhir tahun 2016.

Niken mengatakan, segmen pembiayaan perumahan (KPR) akan menjadi mayoritas dalam pembiayaan ritel. Tahun ini, pembiayaan perumahan akan tumbuh 12 persen atau mencapai sekitar Rp 10,52 triliun per akhir tahun 2017 dari posisi senilai Rp 9,4 triliun di akhir tahun 2016.

Anak usaha Bank Mandiri ini mengincar pembiayaan rumah pada segmen kelas menengah dengan ticket size antara Rp 300 juta sampai Rp 500 juta. Niken mengatakan, prospek pasar pembiayaan rumah kelas menengah masih besar karena banyak masyarakat kelas menengah yang masih membutuhkan tempat tinggal.

Kemudian, pembiayaan mikro ditargetkan dapat tumbuh 15 persen atau mencapai sekitar Rp 5,04 triliun di tahun 2017 dari realisasi pembiayaan mikro senilai Rp 4,2 triliun di tahun 2016. Niken menambahkan, pasar pembiayaan mikro memiliki pasar yang besar meskipun ada program kredit usaha rakyat (KUR) dengan bunga 9 persen.

EDITOR: Rizky

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama