YLKI Minta Pemerintah Tertibkan Peredaran Makanan Ilegal di Masyarakat

MEDAN, SERUJI.CO.ID –  Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Sumatera Utara minta kepada Pemerintah melalui Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Medan, segera menertibkan makanan dan minuman ilegal yang bereredar di masyarakat.

“Menjelang hari Raya Idul Fitri 1439 H, diduga banyak makanan dan minuman bermasalah diperjual belikan secara bebas, dan hal itu harus diantisipasi,” kata Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumut, Abubakar Siddik di Medan, Kamis (31/5).

Rumah yang memproduksi makanan dan minuman yang tidak memiliki izin edar, menurut dia, harus ditutup dan tidak diperbolehkan lagi beroperasi.

“Jadi, makanan dan minuman yang dikeluarkan oleh pabrik, harus terdaftar lebih dahulu, di Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Medan,” ujar Abubakar.


Ia menyebutkan, perusahaan makanan dan minuman yang terbukti mencantumkan izin edar dengan nomor fiktif, dan harus ditindak tegas.

Petugas Balai Besar Pengawasan Obat dan makanan (BBPOM) Medan bekerja sama dengan Polda Sumut melakukan razia ke super market, pusat perbelanjaan, dan gudang yang menyimpan makanan, serta minuman yang bermasalah itu.

“Beredarnya, makanan dan minuman ilegal tersebut, merupakan ancaman bagi masyarakat dan konsumen, karena kurang terjamin atau higienis,” ucapnya.

Abubakar menjelaskan, makanan dan minuman yang terdiri dari bermacam merk dan kemasan yang tidak terdaftar di BBPOM, harus ditarik dari peredaran.

Beredarnya makanan dan minuman kemasan tanpa memiliki izin dari pemerintah itu, merupakan kelemahan dan kurang pengawasan dari instansi terkait.

BBPOM Medan berwenang mengawasi produk minuman dan makanan harus bertanggungjawab menangani permasalahan tersebut.

“Perusahaan yang mengedarkan makanan dan minuman secara ilegal, melanggar Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, dan harus diproses secara hukum,” kata Ketua YLKI Sumut itu. (Ant/Su02)

KONSULTASI

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.
Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Ibu Muda Ini Sudah Harus Cuci Darah, Inilah Penyebabnya

Usia masih muda, tapi wanita ini sudah harus menjalani cuci darah rutin. Apa penyebabnya? simak penjelasan dr. Irsyal Rusad., dokter spesialis penyakit dalam.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Baca Juga

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Katakanlah dengan Meme: Genre Baru Komunikasi Politik

Meme politik, bagaimana pengaruhnya dalam perpolitikan terkini

Bantah Ada Persekusi Jurnalis di Munajat 212, Panitia: Ada Upaya Framing Negatif

Panitia Munajat 212 menduga ada upaya pengalihan isu dan framing negatif terhadap acara 'Munajat 212'.

Dukung Program Pariwisata, PT KAI Hidupkan 4 Jalur Kereta di Jawa Barat

4 jalur kereta api di Jabar kembali dihidupkan. Inilah jalur-jalurnya

Sesalkan Persekusi Terhadap Jurnalis Saat Acara ‘Munajat 212’, PWI Minta Polisi Usut Tuntas

PWI kecam kekerasan terhadap jurnalis saat acara Munajat 212, minta polisi usut tuntas.

Kampanye di Lembaga Pendidikan, Caleg PSI Ditetapkan Sebagai Tersangka

Caleg PSI jadi tersangka pidana pemilu.

The Habibie Center: Sudirman Harus Buktikan Pertemuan Rahasia Jokowi-Bos Freeport

Pengamat menilai Sudirman harus ungkap bukti-bukti dari pernyataannya, apalagi ada yang bertolak belakang dari yang disampaikan pada 2015 silam.

AJI Kecam Oknum Beratribut Ormas Lakukan Kekerasan Pada Jurnalis Saat Munajat 212

Sejumlah jurnalis mengalami persekusi yang diduga dilakukan oknum dengan atribut sebuah ormas saat acara Malam Munajat 212.

Kampanye di Lembaga Pendidikan, Caleg PSI Ditetapkan Sebagai Tersangka

Caleg PSI jadi tersangka pidana pemilu.

The Habibie Center: Sudirman Harus Buktikan Pertemuan Rahasia Jokowi-Bos Freeport

Pengamat menilai Sudirman harus ungkap bukti-bukti dari pernyataannya, apalagi ada yang bertolak belakang dari yang disampaikan pada 2015 silam.

Ulama dan Tokoh Politik Bersama Ummat Penuhi Kawasan Monas dalam Munajat 212

Kawasan monas dipenuhi ummat yang hadiri Munajat 212.

Ombudsman Tegaskan Lahan Prabowo Bukan HGU Tapi HPHTI

Akhirnya setelah ditelusuri, Ombudsman memastikan lahan yang dikuasai Prabowo adalah HPHTI, bukan HGU.

TERPOPULER

Bantah Ada Persekusi Jurnalis di Munajat 212, Panitia: Ada Upaya Framing Negatif

Panitia Munajat 212 menduga ada upaya pengalihan isu dan framing negatif terhadap acara 'Munajat 212'.

Sudah Diundang Tapi Tak Hadir di Tanwir, IMM Nilai Prabowo Abaikan Muhammadiyah

Prabowo tidak hadiri undangan Tanwir Muhammadiyah, DPP IMM menyayangkan. Begini katanya

Walau Sepi Pembeli, APPBI: Prospek Bisnis Mall di Makassar Masih Menjanjikan

Walaupun daya beli masyarakat pada umumnya sekarang tergolong rendah, tetapi prospek bisnis mall di Kota Makassar, Sulsel, masih dinilai sangat menjanjikan.

The Habibie Center: Sudirman Harus Buktikan Pertemuan Rahasia Jokowi-Bos Freeport

Pengamat menilai Sudirman harus ungkap bukti-bukti dari pernyataannya, apalagi ada yang bertolak belakang dari yang disampaikan pada 2015 silam.

Merasa Diperlakukan Tidak Adil, Ketua DPC Gerindra Gunung Kidul Akan Gugat KPU

Ketua DPC Partai Gerindra Gunung Kidul, Ngadiyono Ngadiyono mempertanyakan keputusan KPU Gunung Kidul yang mencoret namanya sebagai calon anggota legislatif (caleg) dari Daftar Calon Tetap Pemilu 2019.