Rekapitulasi KPU Bengkulu Selesai: Prabowo Menang 50,11%, Selisih Tipis 2.511 Suara dari Jokowi

BENGKULU, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu telah menyelesaikan rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara Pemilu 2019, pada Jumat (10/5).

“Alhamdulillah tidak ada hambatan berjalan lancar. Tinggal beberapa tahapan administrasi, selanjutnya berkas dikirim ke Jakarta,” kata Eko usai rapat pleno KPU Provinsi Bengkulu, di Hotel Santika, Bengkulu, Jumat (10/5).

Hasil rekapitulasi dari seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Bengkulu, pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga menang dari pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf.

Prabowo Menang Tipis 50,11 Persen, Jokowi di 49,89 Persen

Hasil rekapitulasi KPU Provinsi Bengkulu selesai 100 persen pada Jumat (10/5/2019).

Prabowo-Sandiaga menang tipis dengan dukungan 585.999 suara (50,11%) dari masyarakat Bengkulu, selisih hanya 2.511 suara dari pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin yang mengumpulkan dukungan sebanyak 583.488 suara (49,89%).

Prabowo-Sandiaga unggul di 5 Kabupaten/Kota, demikian juga Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Kemenangan terbesar diraih Prabowo-Sandiaga di Kabupaten Rejang Lebong dengan meraih dukungan 56,56 persen, sementara Jokowi-KH Ma’ruf hanya meraih 43,44 persen.

Hasil rekapitulasi KPU Provinsi Bengkulu selesai 100 persen pada Jumat (10/5/2019).

Jokowi-KH Ma’ruf meraih kemenangan terbesar di Kabupaten Bengkulu Utara dengan meraih 60,07 perse, sementara Prabowo-Sandiaga 39,93 persen.

Suara terbanyak dikumpulkan Prabowo-Sandiaga dari Kota Bengkulu dengan meraih dukungan 113.138 suara. Sementara Jokowi-KH Ma’ruf di Kota ini hanya mampu meraih 87.218 suara warga.

Di Bengkulu Utara, Jokowi juga meraih suara cukup besar dibanding Kabupaten/Kota lainnya, yakni sebesar 106.500 suara, meninggalkan Prabowo-Sandiaga di 70.788 suara.

Hasil rekapitulasi KPU Provinsi Bengkulu selesai 100 persen pada Jumat (10/5/2019).

Berikut Tabel Rekapitulasi KPU Bengkulu Untuk Pilpres 2019;

NoKAB/KOTAJOKOWIPRABOWOTOTALJOKOWI (%)PRABOWO (%)
1Bengkulu Tengah34.72436.95771.68148,44%51,56%
2Bengkulu Selatan51.41647.40298.81852,03%47,97%
3Rejang Lebong69.54390.540160.08343,44%56,56%
4Bengkulu Utara106.50070.788177.28860,07%39,93%
5Kaur39.45736.33475.79152,06%47,94%
6Seluma60.25860.427120.68549,93%50,07%
7Mukomuko57.34151.490108.83152,69%47,31%
8Lebong36.28629.96566.25154,77%45,23%
9Kepahiang40.74548.95889.70345,42%54,58%
10Kota Bengkulu87.218113.138200.35643,53%56,47%
TOTAL583.488585.9991.169.48749,89%50,11%

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.