KPU Medan Yakin Rekapitulasi Suara Tingkat Kota Rampung Sesuai Jadwal

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan optimistis pleno rekapitulasi penghitungan suara hasil Pemilu 2019 untuk kota ini rampung sesuai jadwal yakni Selasa (7/5).

Ketua KPU Kota Medan Agussyah Damanik di Medan, Senin (6/5) malam, mengatakan agar rekapitulasi penghitungan suara pemilu tersebut tepat waktu, pihaknya akan memaksimalkan penghitungan malam ini.

“Untuk hari ini saja ada 14 kecamatan yang dihitung sehingga penghitungan besok hanya tiga kecamatan yakni Kecamatan Medan Selayang, Medan Denai, dan Medan Johor,” katanya.

Untuk percepatan penghitungan ke-14 kecamatan yang dilakukan di Hotel Inna Dharma Deli Medan tersebut, akan dibagi menjadi tiga ruangan/panel yakni di panel I ruangan Lancang Kuning yakni Kecamatan Medan Tuntungan, Medan Amplas, Medan Area, Medan Barat, dan Medan Deli.

Sedangkan Panel II ruangan Kwala Deboer yakni Kecamatan Medan Maimun, Kecamatan Helvetia, Kecamatan Belawan, Kecamatan Marelan, dan Medan Timur.

Serta Panel III ruangan Tasik Madu yakni Kecamatan Petisah, Kecamatan Tembung, Kecamatan Polonia, dan Kecamatan Sunggal.

“Kami mohon doanya semoga semuanya berjalan dengan baik,” katanya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

GOLPUT: Halal Versus Haram, dan Gerakan Ayo Memilih

Di tahun 2019, kita mencatat ikhtiar gerakan anti Golput yang unik di Indonesia. Promotornya Jeune and Raccord Communication. Tiga anak muda memulai gerakan ini: Monica JR, Riries Puri, Arie Prijono.

Konsisten Kemaruk Kekuasaan

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.