KPA Sumut Ajak Masyarakat Tes HIV

0
82
KPA Sumut
Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Sumut, H Rachmatsyah didampingi Kepala Sekretariat KPA Sumut, Ahmad Ramadhan memberikan penjelasan di Kantor KPA Sumut, Kamis (30/11/2017). (Foto: Mica/SERUJI)

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Hari Aids Sedunia (HAS) akan diperingati pada 1 Desember 2017 mendatang. Karena itu, Komisi Penanggulangan Aids (KPA) mengajak semua kalangan masyarakat agar melakukan tes HIV untuk mengetahui status sejak dini.

“Dengan mengetahui status sejak dini, maka akan mudah mendapatkan pengobatan dengan Anti Retro Viral (ARV). Ini bisa mendorong penurunan epidemi HIV,” kata Kepala Sekretariat KPA Sumut, Ahmad Ramadhan di Kantor KPA Sumut, Kamis (30/11).

Dia menyebutkan HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia sehingga daya tahan tubuh terus menurun dan mudah tertular oleh berbagai jenis penyakit.

“Virus ini terdapat di cairan tubuh manusia yaitu darah, cairan sperma, cairan vagina dan air susu ibu yang mengidap HIV. Seseorang akan tertular virus HIV, jika cairan tubuh penderita yang mengandung virus tersebut berpindah ke tubuh manusia yang sehat,” urainya.

Sedangkan AIDS (Aqcuired Immune Deficiency Syndrome) adalah kumpulan gejala atau penyakit yang muncul akibat HIV. Pada tahap ini, daya tahan tubuh penderita sudah sangat rendah dan akan mengalami kematian.

HIV/AIDS tidak bisa disembuhkan, tapi bisa dihambat perkembangannya dalam tubuh dengan disiplin mengkonsumsi ARV (Anti Retro Viral).

“Perilaku masyarakat yang beresiko tertular HIV, adalah melakukan hubungan seksual yang berganti-ganti pasangan dan tidak pakai pengaman, menggunakan jarum suntik yang tidak steril dan penularan dari ibu ke bayi,” lanjutnya.

Menurut Ahmad Ramadhan, hampir semua kabupaten/kota di Sumut sudah terbentuk KPA. Namun sayangnya, ada yang aktif dan ada yang tidak aktif. Apalagi masih banyak ditemukan tempat-tempat prostitusi, perilaku seks di luar nikah dan seks sesama jenis.

“Jadi bisa dibayangkan bagaimana penanggulangan HIV/AIDS di kabupaten kota di Sumut yang KPA nya yang tidak aktif. Jika melihat sebaran perilaku masyarakat yang beresiko tertular HIV/AIDS, tentu semua kabupaten/kota di Sumut berpotensi menjadi wilayah yang masyarakatnya rentang tertular,” bebernya. (Mica/Hrn)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Meski Dikalahkan Uruguay, Pelatih: Arab Saudi Tampil Lebih Baik

RUSIA, SERUJI.CO.ID - Arab Saudi akan tersingkir dari Piala Dunia setelah kalah 1-0 dari Uruguay, tetapi pelatih Juan Antonio Pizzi mengatakan timnya telah memulihkan martabat...

Putin Apresiasi Penampilan Timnas Rusia di Piala Dunia

MOSKOW, SERUJI.CO.ID -  Tim tuan rumah memastikan melaju ke babak sistem gugur untuk pertama kalinya sejak keruntuhan Uni Soviet, Piala Dunia Rusia akan lebih baik...
Neymar

Pulih dari Cedera, Neymar Kembali Latihan

SOCHI, SERUJI.CO.ID - Pemain depan Brazil Neymar kembali berlatih normal pada Rabu (20/6) waktu setempat, sehari setelah istirahat di sesi latihan Selasa (19/6) karena merasa...

Ini Tanggapan Pelatih Peru Terkait Teknologi VAR di Piala Dunia

RUSIA, SERUJI.CO.ID -  Pelatih Peru Ricardo Gareca mengatakan pada Rabu (20/6) bahwa kesalahan manusia merupakan salah satu daya tarik pertandingan sepak bola dan bahwa sistem...

Kalahkan Iran, Spanyol Berpeluang Lolos Babak 16 Besar

RUSIA, SERUJI.CO.ID -  Tim nasional Spanyol sukses menaklukkan Iran dengan skor 1-0 di laga lanjutan Grup B Piala Dunia 2018 di Stadion Kazan Arena, Rusia,...