Korban Gempa Pidie Jaya Dapat Bantuan Kemenag

0
36
Penyerahan bantuan Kemenag untuk korban gempa di Pidie Jaya.

PIDIE JAYA – Kementerian Agama menyerahkan bantuan sebesar Rp1,3 miliar kepada masyarakat yang menjadi korban gempa di Pidie Jaya, Aceh. Bantuan tersebut diserahkan Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Trisna Willy saat berkunjung ke Serambi Mekah.

Dalam sambutannya, Trisna Willya menyampaikan rasa simpati dan empati atas musibah yang menimpa masyarakat Aceh. Menurutnya, duka Aceh adalah duka daerah lainnya di Indonesia. selain dalam doa dan simpati, kebersamaan rasa dalam duka itu diwujudkan dalam empati, donasi, dan peduli.

“Saya menyadari sepenuhnya, bahwa apa yang saya bawa ini tidak akan mampu menghapus rasa duka di hati bapak, ibu, dan saudara sekalian. Namun setidaknya, ini akan mengingatkan kita semua bahwa kita tidak sendiri menghadapi bencana alam ini,” ujar Trisna Willy didampingi Ketua DWP Kemenag Indah Nur Syam, Sekretaris  Lia Kamaruddin, dan Kabiro Umum Syafrizal di Pidie Jaya, Kamis (16/2).

Bantuan yang ditujukan untuk pembangunan ruang kelas MTsN Pangwah Pidie Jaya ini terkumpul dari sumbangan aparat sipil negara (ASN) Kemenag pusat, Kanwil Kemenag Provinsi NTT, DKI, Banten, Kankemenag Jakarta Selatan, serta sumbangan siswa-siswa madrasah di bawah naungan Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat.

“Saya tentu berharap bahwa bantuan bencana alam ini jangan dilihat dari besaran jumlahnya, karena pasti tidak akan cukup. Tetapi, lihatlah dari ketulusan hati kami sebagai bagian dari bangsa Indonesia di mana masyarakat Aceh merupakan bagian yang tak terpisahkan di dalamnya,” tuturnya.

Dalam sambutannya, Trisna Willy juga mengingatkan pentingnya tugas ibu dalam memulihkan mental anak-anak pasca bencana. “Tugas para ibu adalah bagaimana mengembalikan mental anak-anak (trauma healing) agar tidak terganggu perkembangan mereka selanjutnya,” tutup Trisna.

Turut hadir dalam acara silaturahim Dharma Wanita Persatuan Kankemenag Pidie Jaya dan penyerahan bantuan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Aceh Daud Pakeuh dan Ketua Dharma Wanita Kemenag Provinsi Aceh Nur Azizah.

Gempa dengan kekuatan 6,5 Skala Richter mengguncang Aceh pada Rabu, 7 Desember 2016 lalu. Gempa ini menyebabkan sejumlah bangunan rumah, rumah ibadah, serta madrasah dan lembaga pendidikan Islam rusak, mulai dari rusak total sampai rusak sedang dan ringan.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin sebelumnya juga telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi bencana. Selain melihat langsung keadaan para korban bencana, Menag juga menyerahkan bantuan sebesar Rp 4,8 miliar.

EDITOR: Rizky

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

HIV positif

Belasan Ibu Hamil di Kaltara Positif HIV

NUNUKAN, SERUJI.CO.ID - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara menemukan belasan ibu hamil positif mengidap penyakit HIV/AIDS pada 2017. "Ada 12 ibu hamil di Kaltara ini positif...

Kapolda Papua Serahkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Asmat

ASMAT, SERUJI.CO.ID - Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk anak-anak dan sanak keluarganya yang menderita penyakit campak dan gizi buruk di...

TNI Kerahkan Dua Helikopter Kirim Obat ke Asmat

TIMIKA, SERUJI.CO.ID - Markas Besar TNI mengerahkan dua unit helikopter untuk mengirim obat-obatan guna membantu menangani wabah penyakit campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat,...
Mohamad Nasir

Menristekdikti Berhalangan Penuhi Panggilan Polda Metro

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) M Nasir berhalangan hadir memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya terkait pemeriksaan sebagai saksi pelapor...
Soekarwo

Gubernur Jatim: Anggaran Tangani Difteri Rp98 Miliar

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Timur Soekarwo menyampaikan total kebutuhan anggaran untuk menangani penyakit difteri di wilayahnya yang sudah berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) sebesar...
loading...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hebohnya Pasal Penghinaan dan Bagaimana Menghadapinya

Luar biasa heboh dan maraknya, saat pasal ini mulai memakan "korban"dari masyarakat yang aktif dalam media sosial. Sebenarnya untuk menyebut kata "korban" terasa sangat...

Jiwa Gotong Royong yang Masih Tumbuh Subur

Tempo hari saya tercengang dengan megahnya sebuah masjid di desa Raji,  Demak, Jawa Tengah. Rupanya masjid yang belum selesai di bangun itu sudah menelan...

kebebasan berpikir

Kebebasan dalam Berpikir Hakikat bebas adalah merdeka dari segala hal yang mengikat. Berbicara tentang bebas, kita dapat belajar dari pengalaman komika kenamaan yaitu Ge Pamungkas...