Korban Gempa Pidie Jaya Dapat Bantuan Kemenag

PIDIE JAYA – Kementerian Agama menyerahkan bantuan sebesar Rp1,3 miliar kepada masyarakat yang menjadi korban gempa di Pidie Jaya, Aceh. Bantuan tersebut diserahkan Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Trisna Willy saat berkunjung ke Serambi Mekah.

Dalam sambutannya, Trisna Willya menyampaikan rasa simpati dan empati atas musibah yang menimpa masyarakat Aceh. Menurutnya, duka Aceh adalah duka daerah lainnya di Indonesia. selain dalam doa dan simpati, kebersamaan rasa dalam duka itu diwujudkan dalam empati, donasi, dan peduli.

“Saya menyadari sepenuhnya, bahwa apa yang saya bawa ini tidak akan mampu menghapus rasa duka di hati bapak, ibu, dan saudara sekalian. Namun setidaknya, ini akan mengingatkan kita semua bahwa kita tidak sendiri menghadapi bencana alam ini,” ujar Trisna Willy didampingi Ketua DWP Kemenag Indah Nur Syam, Sekretaris  Lia Kamaruddin, dan Kabiro Umum Syafrizal di Pidie Jaya, Kamis (16/2).

Bantuan yang ditujukan untuk pembangunan ruang kelas MTsN Pangwah Pidie Jaya ini terkumpul dari sumbangan aparat sipil negara (ASN) Kemenag pusat, Kanwil Kemenag Provinsi NTT, DKI, Banten, Kankemenag Jakarta Selatan, serta sumbangan siswa-siswa madrasah di bawah naungan Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat.

“Saya tentu berharap bahwa bantuan bencana alam ini jangan dilihat dari besaran jumlahnya, karena pasti tidak akan cukup. Tetapi, lihatlah dari ketulusan hati kami sebagai bagian dari bangsa Indonesia di mana masyarakat Aceh merupakan bagian yang tak terpisahkan di dalamnya,” tuturnya.

Dalam sambutannya, Trisna Willy juga mengingatkan pentingnya tugas ibu dalam memulihkan mental anak-anak pasca bencana. “Tugas para ibu adalah bagaimana mengembalikan mental anak-anak (trauma healing) agar tidak terganggu perkembangan mereka selanjutnya,” tutup Trisna.

Turut hadir dalam acara silaturahim Dharma Wanita Persatuan Kankemenag Pidie Jaya dan penyerahan bantuan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Aceh Daud Pakeuh dan Ketua Dharma Wanita Kemenag Provinsi Aceh Nur Azizah.

Gempa dengan kekuatan 6,5 Skala Richter mengguncang Aceh pada Rabu, 7 Desember 2016 lalu. Gempa ini menyebabkan sejumlah bangunan rumah, rumah ibadah, serta madrasah dan lembaga pendidikan Islam rusak, mulai dari rusak total sampai rusak sedang dan ringan.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin sebelumnya juga telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi bencana. Selain melihat langsung keadaan para korban bencana, Menag juga menyerahkan bantuan sebesar Rp 4,8 miliar.

EDITOR: Rizky

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy