Kampanyekan Jokowi-KH Ma’ruf, Slank Manggung di Danau Cimpago Padang

PADANG, SERUJI.CO.ID – Lagu-lagu hits yang dibawakan grup musik Slank sukses menghibur ribuan penonton pada ‘Konser Jempolan Indonesia Maju’ dalam kampanye untuk pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin, yang digelar di kawasan Danau Cimpago, Padang, Sumatera Barat, Selasa (9/4) sore.

Pantauan di lapangan, para Slankers, relawan dan simpatisan pasangan capres-cawapres nomor urut 01 yang hadir langsung berteriak ketika band asal Jakarta itu menaiki panggung.

Pada kegiatan bertajuk #basatumangkomanjadi itu Slank membuka penampilan dengan lagu berjudul ‘Mars Slanker’.

Slank Bawakan Belasan Lagu Hibur Pendukung Jokowi-KH Ma’ruf

Group musik Slank, kampanyekan paslon nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf di Kota Padang, Selasa (9/4/2019). (foto:istimewa)

Setidaknya ada belasan lagu yang dibawakan oleh Slank pada sore itu, di antaranya Terlalu Manis, Ku Tak Bisa, Kamu Harus Pulang, I Miss You But I Hate You, Tong Kosong, dan lainnya.

Alunan suara dari sang vokalis Kaka menjadi magnet dan mengajak para penonton yang hadir untuk ikut bernyanyi bersama.

“Kegiatannya bagus dan menyenangkan, hiburan musik seperti ini rasanya cocok bagi anak muda,” kata salah seorang warga Rudi (26).

Kampanye Dihadiri 12 Kepala Daerah di Sumatera Barat

Group musik Slank, kampanyekan paslon nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf di Kota Padang, Selasa (9/4/2019). (foto:istimewa)

Sementara Tim Pemenangan Jokowi-Amin di Sumbar, Hendra Irwan Rahim dalam orasinya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Sumatera Barat yang telah datang ke lokasi untuk menyuarakan dukungan terhadap pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 01.

“Kita buktikan kepada Indonesia bahwa Jokowi akan menang pada pemilu nantinya dengan dibuktikan kedatangan 12 Kepala Daerah,” ujarnya.

Ia mengatakan 12 kepala daerah itu sengaja datang untuk menyuarakan kemenangan bagi pasangan Jokowi dalam Piplres 17 April.

Dua belas kepala daerah itu di antaranya Bupati Pesisir Selatan, Lima Puluh Kota, Dharmasraya, Sijunjung, Kepulauan Mentawai, Pasaman, Tanah Datar, Wali Kota Solok, Bukittinggi, Padang Panjang dan Wali Kota Pariaman.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.