Harga Labu Madu Selangit tapi Pemasaran Sulit

0
4259
Helmi dengan labu madu yang dibudidayakan. (Foto: Rory Anas)

BENGKALIS – Butternut squash atau familiar dengan sebutan labu madu merupakan tanaman labu yang unik dengan bentuk seperti bohlam berasal dari daerah Watham, Amerika Serikat. Labu madu dengan tekstur yang lembut dan manis ini sudah mulai dikembangkan di Indonesia dengan pasar yang masih cukup terbatas dan tentunya dengan harga jual yang masih cukup tinggi.
Di tingkat petani, harga labu madu mencapai Rp. 35.000/kg dan di pasar buah bahkan bisa mencapai harga Rp. 80.000/kg.

Rasa manis buah labu madu tersebut akan semakin meningkat jika disimpan selama dua bulan setelah di panen. Bahkan labu madu dapat bertahan hingga 6 bulan jika disimpan dalam keadaan utuh.

Buahnya mengandung serat yang tinggi dan mengandung berbagai manfaat. Di antaranya menurunkan dan mencegah tekanan darah tinggi, melancarkan sistem pencernaan, memperkuat tulang, menjaga kesehatan kulit. Kemudian, meningkatkan kekebalan tubuh, mengurangi peradangan karena antioksidannya yang tinggi , membantu menurukan berat badan, dan meningkatkan daya penglihatan

Kini, labu madu sudah mulai dikembangkan dan didapatkan di Kabupaten Bengkalis. Seperti yang terdapat di Desa Resam Lapis, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. Salah seorang warga desa yang bernama Helmi Syafrizal berhasil mengembangkan tanaman buah labu madu.

Dia mengatakan bahwa penanaman labu madu tidak terlalu sulit untuk diaplikasikan. Bahkan dia hanya menanam di lahan perkarangan rumah sendiri. Masa panennya juga tidak terlalu lama, yaitu sekitar 75 hari setelah tanam. Khusus di Bengkalis, labu madu belum terlalu familiar dan masih sangat minim dibudidayakan oleh masyarakat petani lokal. Bahkan toko-toko buah dan masyarakat banyak yang belum mengenal labu madu ini.

Jika masyarakat paham dengan khasiat dan cara budidaya labu madu ini, bisa dipastikan masyarakat petani akan memiliki potensi yang besar untuk meraup keuntungan yang tidak sedikit. Dengan demikian, tentunya juga akan meningkatkan kesejahteraan bagi para petani.

“Harga jual ditingkat petani juga cukup tinggi, yaitu berkisar Rp 25.000/kg. Kalau kita bisa memanfaatkan potensi lokal untuk membangun kesejahteraan petani kenapa tidak dicoba,” tuturnya.

Nah, jika ada teman-teman yang berminat untuk melihat ataupun belajar membudidayakan labu madu tersebut, bisa langsung datang lokasi yang telah disebutkan di atas atau bisa menghubungi nomor telepon 085271516051 saudara Helmi.

EDITOR: Rizky

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Sri Untari

Jadi Cawagub Khofifah, PDIP Akan Pecat Emil Dardak Sebagai Kader

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - PDI Perjuangan akan memecat dengan mencabut kartu tanda anggota (KTA) Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak sebagai kader partai. Hal ini dilakukan...

Tentukan Nasib Novanto, Inilah Keputusan Rapat Pleno Partai Golkar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Rapat Pleno Partai Golkar baru saja berakhir. Rapat yang dimulai pukul 13.00 WIB ini menghasilkan beberapa keputusan. Antara lain, Rapat Pleno ‎memutuskan...
sawah tercemar

Diberi Dana Tali Asih, Petani Tetap Tuntut PT Mitrabara Bayar Ganti Rugi Yang Sesuai

MALINAU, SERUJI.CO.ID - PT Bara Dinamika Muda Sukses (BDMS) menyerahkan dana tali asih sebesar Rp500 juta kepada petani sebagai bentuk ucapan permohonan maaf atas tercemarnya...

KANAL WARGA TERBARU

skripsi

Ingin Tulisan “WARGA SERUJI” Dibaca Banyak Pengunjung? Cobalah Trik Ini

SERUJI.CO.ID - Untuk menghasilkan tulisan yang enak dibaca dan membuat pembaca selalu menanti tulisan-tulisan anda di kanal "WARGA SERUJI", saya coba berikan sedikit petunjuk...
follow-leader

Menjadi Seorang Pemimpin

Seorang leader/pemimpin harus memiliki jiwa melayani. Pemimpin yang baik berasal dari pengikut yang baik. Cara menjadi pengikut yang baik adalah dengan mendengar, menjadi seorang...

KAPAN PEMIMPIN HARUS DIPATUHI ?

Luthfi Bashori Suatu saat Rasulullah SAW mengirim satu pasukan dan mengangkat seorang Anshar sebagai pemimpin, serta memerintahkan agar seluruh pasukan mematuhi pemimpinnya. Di tengah jalan, tiba-tiba...