DPR Aceh Akan Sahkan Qanun Keluarga Yang Mengatur Poligami Hingga 4 Istri

BANDA ACEH, SERUJI.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) saat ini sedang melakukan pembahasan terkait hukum keluarga atau qanun keluarga yang di dalam salah satu bagiannya mengatur soal diperbolehkannya laki-laki berpoligami hingga empat istri.

Pembahasan qanun keluarga ini telah dilakukan sejak awal tahun 2019, dan dijadwalkan pada 1 Agustus mendatang akan digelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU).

Wakil Ketua Komisi VII DPR Aceh, Musannif mengatakan draft qanun keluarga tersebut disusun Pemerintah Provinsi Aceh dan telah diserahkan ke DPRA untuk dilakukan pembahasan sejak awal tahun 2019.

“Dalam qanun itu, salah satu babnya mengatur tentang poligami. Poligami itu pada dasarnya dalam hukum Islam yang kita tahu dan di dalam Alquran pun diperbolehkan,” kata Musannif kepada wartawan di Banda Aceh, Sabtu (6/7).

Musanif menjelaskan bahwa dalam qanun tersebut mengatur banyak hal terkait keluarga, mulai perkawinan, perceraian, hingga perwalian. Di dalam salah satu bagiannya, mengatur soal poligami.

Maraknya nikah siri pada istri kedua dan seterusnya yang tidak dicatatkan ke negara, diungkap Musanif, sebagai salah satu sebab persoalan poligami dimasukkan ke qanun.

“Dengan marak terjadinya kawin siri ini, pertanggungjawaban kepada Tuhan maupun anak yang dilahirkan ini kan lemah. Jadi kita sepakat mengatur, toh kalau kita nggak atur kan kawin juga¬†gitu,” jelas Musannif.

Walau demikian, imbuh Musanif, untuk melakukan poligami tetap ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi suami, seperti mendapat izin istri pertama.

“Padahal dalam hukum Islam nggak dibutuhkan izin itu. Tapi kita coba atur dalam qanun ini misalnya dibutuhkan izin, walaupun tidak mutlak. Nah, tetapi ada persyaratan-persyaratan bagi seseorang yang berpoligami,” tukasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER