Ditemukan Data Ganda DB1 PPP, Pleno Rekapitulasi Untuk Aceh Timur Berjalan Alot

BANDA ACEH, SERUJI.CO.ID – Rapat pleno rekapitulasi penghitungan hasil perolehan suara Pemilu 2019 untuk Kabupaten Aceh Timur yang digelar Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh berlangsung alot. Rapat pleno yang dipimpin komisioner KIP Aceh Munawar Syah berlangsung di ruang sidang utama DPR Aceh di Banda Aceh, Ahad (12/5).

Alotnya rapat pleno menyusul adanya perbedaan DB1 atau data hasil rekapitulasi penghitungan hasil perolehan suara di Kabupaten Aceh Timur yang ganda. Di mana dalam data pertama perolehan suara PPP 15.887 dan kedua 16.342.

Untuk data rekapitulasi hasil perolehan suara tingkat kabupaten dengan jumlah 15.887 suara hanya ditandatangani dua saksi partai. Sedangkan 16.342 suara ditandatangani lima saksi partai politik.

Saksi PPP Darmawan yang juga calon anggota legislatif PPP daerah pemilihan Aceh Timur nomor urut enam menyebutkan, KIP Aceh Timur menetapkan rekapitulasi perolehan suara PPP 15.883 suara. Tapi, berubah menjadi 16.342 suara.

Namun, KIP Aceh Timur menegaskan bahwa hasil rapat pleno jumlah suara PPP sebanyak 16.342 suara. Sedangkan 15.887 suara merupakan perubahan setelah datang caleg PPP atas nama Darmawan meminta mengubahnya.

“Angka ini berubah setelah kami merasa mendapat intimidasi. Hingga akhirnya angkanya berubah menjadi 15.883 suara. Namun, rapat pleno menetapkan 16.342 suara,” kata seorang komisioner KIP Aceh Timur.

Anggota Panwaslih Aceh Nyak Arief Fadillah Syah menegaskan, jika memang terjadi perbedaan hasil perolehan suara, maka bisa mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.

“Kalau memang terjadi pelanggaran ajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Nanti, Mahkamah Konstitusi yang memutuskan asalkan dilengkapi bukti-bukti,” kata Nyak Arief Fadillah Syah.

Dalam rapat pleno tersebut akhirnya KIP Aceh menetapkan hasil perolehan suara PPP 16.342 suara berdasarkan hasil ketetapan rapat pleno KIP Aceh Timur.

“Jika ada keberatan, sampaikan dalam formulir yang disediakan. Serta dilengkapi dengan dokumen pendukungnya dan bukti-bukti lainnya,” kata Munawar Syah.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER