Danrem Jambi Imbau Masyarakat Tidak Memicu Terjadinya Konflik Usai Pemilu

JAMBI, SERUJI.CO.ID – Danrem 042/Gapu Kolonel Arh Elphis Rudy mengimbau masyarakat Provinsi Jambi untuk tidak melakukan hal-hal yang menimbulkan potensi konflik usai pemilihan.

“Semua tergantung dari masing-masing pihak untuk bisa menahan diri. Jadi kalau tidak bisa menahan diri, ya, itulah menjadi potensi konflik nanti,” kata Danrem, Jumat (19/4).

Danrem juga mengimbau agar semua pihak untuk tidak euforia, tetap melaksanakan dan mematuhi aturan dan ketentuan yang berlaku.

Danrem 042/Gapu Kolonel Arh Elphis Rudy bersama Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis AS sebelumnya, Kamis (18/4) siang, memimpin apel penarikan pasukan pengamanan TNI-Polri yang siaga di Mapolda Jambi.

Danrem mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Jambi dan jajaran yang selama tiga hari pengamanan bersama berlangsung aman dan lancar.

“Kita akan kembali ke induk pasukan, namun langsung segera konsolidasi. Tetap kita melaksanakan persiapan-persiapan untuk menghadapi situasi terburuk,” kata Danrem.

Danrem juga menegaskan tetap mendukung Polda Jambi untuk menjaga keamanan.

Danrem juga mengajak masyarakat untuk mendukung hasil Pemilu 2019 nantinya, untuk kemajuan bangsa Indonesia yang maju, makmur dan disegani di mata internasional.

“Mari rajut persatuan dan terus lawan hoaks serta lawan oknum-oknum yang berusaha memecah belah persatuan demi memaksakan kehendaknya. NKRI harga mati dan Pancasila jiwa dan falsafah kita, mari pertahankan ini dengan bergandengan tangan menuju kemajuan bangsa,” kata Danrem.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Menggugat Kepedulian Mahasiswa Atas Nasib Bangsa

Publik saat ini bertanya-tanya, apakah Mahasiswa Indonesia dan juga Organisasi Mahasiswa terutama yang bersifat eksternal kampus seperti HMI, GMKI, GMNI,PMKRI, PMII, IMM, KAMMI dan berbagai Ormawa lainnya masih ada?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.