Caleg Kalah Yang Alami Gangguan Jiwa Dapat Berobat ke RSJ Pekanbaru Gunakan BPJS

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Pengelola Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, siap menerima calon legislatif (caleg) yang alami gangguan jiwa akibat kalah Pemilu 2019 yang menggunakan layanan BPJS Kesehatan.

“Tinggal pilih kelas berapa, kalau pake kartu jaminan (BPJS) akan sesuai dengan kelasnya,” kata Direktur Utama RSJ Tampan, dr. Hasnelly Djuita di Pekanbaru, sebagaimana dilansir Antara, Selasa (23/4).

Mengenai ketersediaan sumber daya manusia, ia menjelaskan ada satu dokter spesialis jiwa anak dan remaja di fasilitas tersebut. Selain itu ada lima psikiater yang bisa jadi rujukan konsultasi bagi caleg stres ketika berobat ke RSJ Tampan.

Pihaknya juga akan menjamin kerahasiaan identitas pasien.

“Identitas (pasien) wajib dijaga, itu rahasia medik. Ada peraturannya, di Undang-Undang sudah ada,” katanya.

Ia mengatakan tidak menyiapkan ruang khusus untuk caleg stres di fasilitas kesehatan milik Pemprov Riau tersebut. Pada prinsipnya, lanjut dr. Hasnelly, RSJ Tampan akan selalu siap menerima pasien.

“Kita harus selalu siap menerima pasien, siapa pun pasien tidak boleh ditolak,” ujarnya.

RSJ Tampan merupakan fasilitas kesehatan di bawah naungan Pemprov Riau yang berlokasi di Jalan HR. Soebrantas, Kota Pekanbaru. Selain menjadi satu-satunya rumah sakit di Riau yang merawat pasien jiwa, tempat ini juga terdapat layanan rehabilitasi narkoba atau Napza.

Lembaga ini juga menjadi tempat paling ramai jelang pesta demokrasi, karena jadi tujuan bakal caleg untuk mendapatkan surat keterangan kesehatan jiwa, guna menjelaskan kewarasan seseorang sebagai syarat untuk Pemilu 2019.

Jelang Pemilu 2019, RSJ Tampan sudah mengeluarkan lebih dari 2.000 surat keterangan kesehatan jiwa.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Saldo Rekening Anda Tiba-Tiba Berkurang/Bertambah? Begini Penjelasan Bank Mandiri

Sejak pagi tadi, Sabtu (20/7) beberapa nasabah Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengeluhkan saldo di rekeningnya tiba-tiba berubah. Ada yang saldonya berkurang bahkan jadi nol, ada juga yang tiba-tiba bertambah.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.