Berbekal Data C1 Saksi, KPU Pesisir Selatan Lanjutkan Perhitungan Suara

PAINAN, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat akan melanjutkan penghitungan suara di Kecamatan Koto XI Tarusan pascaterbakarnya sejumlah kotak suara di daerah itu.

“Kejadian tersebut cukup kami sesalkan, kendati demikian penghitungan surat suara tetap dilanjutkan seperti biasa,” kata Ketua KPU Pesisir Selatan, Epaldi Bahar di Painan, Senin (22/4).

Ia menambahkan hal tersebut dilakukan karena data C1 telah dikantongi masing-masing partai politik, Bawaslu dan pihak terkait lainnya.

Selain itu, kebakaran yang menghanguskan kotak suara sekitar 10 buah pada Senin dini hari tersebut bukan merupakan pelanggaran sesuai aturan yang ada.

“Terkait hal ini semuanya mulai dari partai politik, Bawaslu dan lainnya sepakat agar penghitungan suara tingkat kecamatan dilanjutkan seperti biasa,” katanya.

Sementara itu, Kepala Polres Pesisir Selatan, AKBP Ferry Herlambang menyebutkan, terkait peristiwa kebakaran tersebut pihaknya bersama tim dari Polda Sumatera Barat masih melakukan penyidikan.

“Hingga saat ini kami masih mengumpulkan bukti, memeriksa saksi dan lainnya, kami akan maksimal menangani kasus ini,” ungkapnya.

Mengantisipasi kejadian tersebut agar tidak terulang lagi, pihaknya mengaku akan meningkatkan jumlah personel pengamanan hingga dua kali lipat.

Sebelumnya, pihaknya menyiagakan delapan sampai 10 anggota polisi di tiap kecamatan sebagai upaya memastikan penghitungan surat suara berlangsung tertib.

Sebelumnya sekitar 10 kotak surat suara di Kecamatan Koto XI Tarusan terbakar pada Senin sekitar pukul 01.00 WIB.

Di kecamatan itu terdapat 23 nagari (desa) dan 157 TPS, sebelum kotak surat suara terbakar penyelenggara pemilu setempat telah menghitung surat suara di 18 TPS.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

TERPOPULER