Aksi Bakar Ban Warnai Demo Mahasiswa Di Aceh

0
153
Aliansi Keluarga Besar Mahasiswa IAIN
Aliansi Keluarga Besar Mahasiswa IAIN Langsa melangsungkan aksi demo di depan halaman gedung Biro Rektorat, Rabu 6/12/2017. (Foto: Syahrial/SERUJI)

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Keluarga Besar Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa melakukan aksi demo di halaman gedung Biro Rektorat kampus setempat, Rabu (6/12).

Dalam aksinya, puluhan mahasiswa ini membentang spanduk, poster, dan membakar ban bekas sambil meneriakkan yel-yel “hidup mahasiswa” serta diiringi dengan lagu Buruh Tani dan Darah Juang.

Pantauan SERUJI di lapangan, sempat terjadi saling dorong antara pendemo dengan petugas keamanan kampus, aksi itu dipicu ketika pihak keamanan mencoba memadamkan ban yang dibakar oleh massa.

Puluhan mahasiswa itu menuntut agar pihak kampus memberikan kebebasan organisasi kemahasiswaan berdasarkan prinsip dari, oleh, dan untuk mahasiswa.

“Kembalikan Organisasi Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi yang diselenggarakan berdasarkan prinsip dari, oleh, dan untuk mahasiswa dengan memberikan peranan dan keleluasaan lebih besar kepada mahasiswa,” sebut Zulfikar selaku ketua Senat Mahasiswa.

Aksi demo juga menolak keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 4961 Tahun 2016 tentang pedoman umum organisasi kemahasiswaan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam.

“Jangan persempit arah berfikir mahasiswa yang harus tunduk pada kepentingan politik penguasa melalui SK Dirjen Kemenag tahun 2016,” teriak Ketua Dewan Mahasiswa Aldin.

Wakil Rektor Bidang Kemhasiswaan dan Kerjasama Drs. Zainuddin, MA saat menemui mahasiswa mengatakan, dirinya mengapresiasi aksi yang dilangsungkan oleh mahasiswa.

Dirinya mengajak para mahasiswa untuk membedah kembali Keputusan Dirjen tersebut sehingga melahirkan rekomendasi untuk diteruskan kepada pihak Kementerian Agama dalam hal ini Direktur Jenderal Pendidikan Islam.

“Saya apresiasi aksi yang adik-adik lakukan hari ini, namun alangkah indahnya jika adik-adik kami sekalian mau membedel isi keputusan tersebut yang melahirkan rekomendasi, nanti kita sama-sama antar hasil tersebut ke Kementerian Agama Pusat,” jelasnya.

Akhirnya massa pun membubarkan diri dengan tertib setelah Zainuddin mempersilakan beberapa perwakilan mahasiswa untuk berdiskusi lebih lanjut. (Syahrial/SU02)

 

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Trump Pisahkan Anak dan Orangtua, Menlu Meksiko: Tindakan Tidak Manusiawi

MEKSIKO, SERUJI.CO.ID -  Menteri Luar Negeri Meksiko pada Selasa (19/6) menyebut pemisahan anak-anak dari orang tua pendatang di perbatasan Amerika Serikat-Meksiko kejam dan tidak manusiawi...
Nu dukung Khofifah

Awasi Pencoblosan, Khofifah Tegaskan Akan Maksimalkan Tim Saksi

BLITAR, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan akan memaksimalkan tim saksi, mengawasi pelaksanaan pencoblosan dalam Pemilihan Gubernur Jatim 2018, yang akan...
Tjahjo Kumolo

Mendagri: Komjen Iriawan Memenuhi Syarat Jadi Pj Gubernur Jabar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan Komjen Pol Iriawan memenuhi persyaratan untuk bertugas sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat menggantikan Aher yang...

Dua Penumpang KM Sinar Bangun Ditemukan Tewas

SAMOSIR, SERUJI.CO.ID - Tim gabungan menemukan dua orang lagi penumpang KM Sinar Bangun, tewas akibat tenggelam di perairan Danau Toba, Tigaras, Kabupaten Simalungun, dan telah...

Polisi Tembak Kaki Empat Napi yang Kabur

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Tim gabungan Kepolisian Daerah Bali beserta jajaran Kepolisian Resor Kota Denpasar menembak kaki masing-masing empat tahanan yang nekat kabur dari rumah tahanan...