Aksi Bakar Ban Warnai Demo Mahasiswa Di Aceh

0
81
Aliansi Keluarga Besar Mahasiswa IAIN
Aliansi Keluarga Besar Mahasiswa IAIN Langsa melangsungkan aksi demo di depan halaman gedung Biro Rektorat, Rabu 6/12/2017. (Foto: Syahrial/SERUJI)

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Keluarga Besar Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa melakukan aksi demo di halaman gedung Biro Rektorat kampus setempat, Rabu (6/12).

Dalam aksinya, puluhan mahasiswa ini membentang spanduk, poster, dan membakar ban bekas sambil meneriakkan yel-yel “hidup mahasiswa” serta diiringi dengan lagu Buruh Tani dan Darah Juang.

Pantauan SERUJI di lapangan, sempat terjadi saling dorong antara pendemo dengan petugas keamanan kampus, aksi itu dipicu ketika pihak keamanan mencoba memadamkan ban yang dibakar oleh massa.

Puluhan mahasiswa itu menuntut agar pihak kampus memberikan kebebasan organisasi kemahasiswaan berdasarkan prinsip dari, oleh, dan untuk mahasiswa.

“Kembalikan Organisasi Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi yang diselenggarakan berdasarkan prinsip dari, oleh, dan untuk mahasiswa dengan memberikan peranan dan keleluasaan lebih besar kepada mahasiswa,” sebut Zulfikar selaku ketua Senat Mahasiswa.

Aksi demo juga menolak keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 4961 Tahun 2016 tentang pedoman umum organisasi kemahasiswaan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam.

“Jangan persempit arah berfikir mahasiswa yang harus tunduk pada kepentingan politik penguasa melalui SK Dirjen Kemenag tahun 2016,” teriak Ketua Dewan Mahasiswa Aldin.

Wakil Rektor Bidang Kemhasiswaan dan Kerjasama Drs. Zainuddin, MA saat menemui mahasiswa mengatakan, dirinya mengapresiasi aksi yang dilangsungkan oleh mahasiswa.

Dirinya mengajak para mahasiswa untuk membedah kembali Keputusan Dirjen tersebut sehingga melahirkan rekomendasi untuk diteruskan kepada pihak Kementerian Agama dalam hal ini Direktur Jenderal Pendidikan Islam.

“Saya apresiasi aksi yang adik-adik lakukan hari ini, namun alangkah indahnya jika adik-adik kami sekalian mau membedel isi keputusan tersebut yang melahirkan rekomendasi, nanti kita sama-sama antar hasil tersebut ke Kementerian Agama Pusat,” jelasnya.

Akhirnya massa pun membubarkan diri dengan tertib setelah Zainuddin mempersilakan beberapa perwakilan mahasiswa untuk berdiskusi lebih lanjut. (Syahrial/SU02)

 

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

buku ips kelas 6

PKS Minta Pemerintah Selidiki Buku IPS Yudistira

TANJUNGPINANG, SERUJI.CO.ID - Partai Keadilan Sejahtera Kepulauan Riau meminta pemerintah menyelidiki buku IPS yang diterbitkan PT Yudistira untuk kelas VI SD, karena di salah satu...
zainut tauhid

Belum Ada Sertifikat Halal Vaksin Difteri, MUI: Hukum Imunisasi itu Mubah

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Zainut Tauhid Saadi mengatakan MUI belum menerima pendaftaran dan permintaan pemeriksaan kehalalan vaksin difteri dari pihak...

Kongres HIPMI, Gus Ipul: Jangan Biarkan Pengusaha Asing Jadi Pemenang di Negeri Kita

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berharap Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mampu menghadirkan pengusaha-pengusaha muda yang bisa bersaing...

KANAL WARGA TERBARU

Untitled

Utopia Share Syndrome

Hadirnya media sosial di tengah kerasnya kehidupan telah melahirkan "penyakit" baru yang bolehlah saya sebut dengan istilah "Share Syndrome". Sederhananya, Share Syndrome adalah semacam...

Max Havelaar dan AMDK Ummat

Dowwes Dekker adalah salah satu pencabut tonggak kejam kolonialisme di bumi Nusantara. Ia menjadi amtenaar saat Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch memaksa penduduk...
Diky Supratman

Tiga Tahun Bocah Ini Berjuang Dengan Penyakitnya

Kotawaringin Barat - Diky Supratman (16) anak dari pasangan Mustofa dan Marni jl. Ahamd Yani gg. Baning RT 29 Kelurahan Baru Arut Selatan Kotawaringin...