1.750 Personel Gabungan TNI Polri Amankan Kunjungan Presiden ke Sumut

1
43
Pengamanan Presiden
TNI-Polri menggelar apel pengamanan kunjungan Presiden Jokowi di Lapangan Benteng Medan, Kamis, 12/10/2017. (foto:Mica/Seruji)

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Sebanyak 1.750 personel gabungan TNI-Polri akan melakukan pengamanan Presiden Jokowi selama kunjungan ke Sumatera Utara. Tak hanya itu beberapa sniper atau penembak jitu juga ditempatkan di titik-titik rawan yang akan dilalui dan dikunjungi rombongan Presiden Jokowi.

“Ada 1.750 an personel TNI dan Polri serta penembak jitu yang akan mengamankan kunjungan VVIP,” kata Panglima Kodam I Bukit Barisan, Mayor Jenderal TNI Cucu Sumantri dalam apel gabungan pengamanan kunjungan Presiden RI di Lapangan Benteng Medan, Kamis (12/10).

Cucu Sumantri mengatakan objek penempatan personel dilakukan sesuai prosedur yakni sesuai Ring 1, Ring 2 dan Ring 3. Karena itu jumlah personel akan disesuaikan dengan objek lokasi yang akan dikunjungi itu.

“Tentunya pengamanan kunjungan kerja Presiden RI merupakan sesuatu yang rutin dan harus dilakukan. Hanya yang berbeda objek dan lokasi kunjungan. Ada penembak jitu, sesuai dengan ringnya. Kunjungan VVIP ke Medan dan ke Siosar,” urainya.

Kapolda Sumut, Irjen Paulus Waterpauw menambahkan personel gabungan akan memperlancar semua kegiatan Presiden dan rombongan selama berada di Sumut. Personel akan ditempatkan di titik-titik rawan seperti rawan macet dan kecelakaan.

“Ring 2 dan ring 3 yang melewati lintas ke mana beliau bergerak tentu akan kita prioritaskan. Tentu ruas jalan yang masih dalam perbaikan akan kita prioritaskan demi kepentingan ini. Kita bersinergi dengan teman-teman TNI,” bebernya.

Presiden RI Jokowi dijadwalkan tiba di Bandara Kualanamu pada Jumat (13/10). Ada beberapa agenda Presiden selama di Sumut antara lain peresmian jalan tol Kualanamu, lalu pada Sabtu (14/10) melihat lokasi pengungsi Gunung Sinabung di Siosar. (Mica/Hrn)

Komentar

BACA JUGA
Ketua Umum HMI 2018

Selamat, Saddam Al Jihad Terpilih Sebagai Ketua HMI yang Baru

AMBON, SERUJI.CO.ID - Saddam Al Jihad, mahasiswa Program Doktoral di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) akhirnya terpilih memimpin organisasi mahasiswa ekstra kampus tertua di Indonesia, Himpunan...
ott, korupsi

OTT Oknum BPN Lhokseumawe Ditetapkan Jadi Tersangka

LHOKSEUMAWE, SERUJI.CO.ID - Tim Saber Pungli Lhokseumawe, Provinsi Aceh, menetapkan salah seorang oknum PNS di Badan Pertanahan Nasional (BPN), S (54), menjadi tersangka hasil dari...
gunung agung

Promosi Pariwisata Bali Pasca Erupsi Gunung Agung

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Gunung Agung dengan ketinggian 3.142 meter di atas permukaan laut di Desa Rendang, Kabupaten Karangasem, wilayah timur Bali, yang sempat beberapa...
Rudiantara

2019 Kominfo Targetkan Indonesia Terhubung Internet

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Komunikasi dan Informatika RI Rudiantara menargetkan seluruh kabupaten/kota di Indonesia terhubung jaringan internet dengan kecepatan tinggi pada 2019 sehingga semua orang...
Abhan

Bawaslu: Penyelenggaraan Pilkada Jangan Mudah Tergoda Suap

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Abhan mengingatkan seluruh jajarannya untuk tidak mudah tergoda suap selama menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (pilkada)...
loading...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...
IMG_20180224_110625_530

Mencari Logika di Balik Kasus Tuduhan ke Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab (RHS) juga ditetapkan sebagai tersangka, setelah sebelumnya FH dijerat pasal pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. RHS bahkan...