Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek


SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur, M. Ali Affandi terpilih sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Surabaya periode 2019 hingga 2024.

Pria yang akrab disapa Andi ini terpilih secara aklamasi di Musyawarah Kota (Muskota) VI Kadin Surabaya, pada Rabu (14/8).

Dalam sambutannya, Ali Affandi mengatakan bahwa kiprahnya dalam memajukan organisasi Kadin dan ekonomi Surabaya sangat tergantung pada seluruh elemen dan stakeholder yang ada di Kota Surabaya, mulai dari pengusaha hingga Pemerintah Kota Surabaya.

Untuk itu, kata Andi, hal pertama yang akan dilakukan setelah terpilih adalah melakukan silaturahmi kepada stakeholder, mulai dari Pemkot Surabaya, Kepolisian, Kejaksaan, pelaku usaha hingga kalangan akademisi.

“Karena kolaborasi sangat penting dalam membangun kekuatan dan meningkatkan ekonomi Surabaya. Saya juga akan melakukan konsolidasi internal dan berusaha membangun visi dan misi yang bisa diterima seluruh pihak,” kata Andi dalam keterangan tertulis yang diterima SERUJI, Kamis (15/8).

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

“Saya siap melayani dan siap mengabdi di Kadin Surabaya demi kemajuan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Kota Surabaya, Reni Widya Lestari mengatakan dengan terpilihnya Andi sebagai Ketua Umum Kadin Surabaya, ia menaruh harapan besar untuk kemajuan Kadin ke depan dan Kota Surabaya pada umumnya.

“Orangnya masih muda dan semangat menyala-nyala, program yang diungkapkan cukup memenuhi syarat dalam hal leadership apalagi kota surabaya kota metropolis, dimana pengusaha harus bergerak lebih cepat lagi. Organisasi pengusaha itu akhirnya harus cepat, seperti mas Andi,” kata Reni.

Adik Dwi Putranto Wakil Ketua Umum Kadin Jatim yang turut hadir dalam Muskot Kadin Surabaya, juga menaruh harapan besar atas terpilihnya Andi sebagai Ketua Umum Kadin Surabaya.

“Harapan saya, Andi harus mampu merangkul asosiasi dan pengusaha seluruh Surabaya. Bagaimana pertumbuhan ekonomi Surabaya bisa maju bersama Kadin,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, lima orang terpilih sebagai Tim Formatur, yaitu Ketua terpilih Kadin Kota Surabaya, Ali Affandi, Reni Widya Lestari dari Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia Surabaya, Satria Wicaksono dari HIPMI, serta Bahrum dan M Alyas perwakilan dari Kadin Surabaya.

Tim Formatur tersebut akan memilih kepengurusan Kadin Surabaya periode 2019-2024 dalam jangka waktu satu bulan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

close