Rekap Manual Tingkat KPU Surabaya: Sementara Jokowi Unggul Telak di 70,19 Persen

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya mulai hari ini, Selasa (30/4) memulai rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilu 2019, baik untuk Pemilihan Legislatif (Pileg), maupun Pemilihan Presiden (Pilpres).

“Hari ini kita mulai rekapitulasi suara tingkat kota, sesuai PKPU setelah rekapitulasi di tingkat kecamatan tentu tahapannya adalah rekapitulasi di tingkat kota,” kata Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Teknis dan Penyelenggaraan, Miftakul Gufron di sela rapat pleno di Kantor KPU Surabaya, Jalan Adityawarman, Surabaya, Selasa (30/4).

Dijelaskan Gufron, KPU Surabaya menjadwalkan setiap hari akan melakukan rekap terhadap 6 Kecamatan, sehingga diharapkan dalam 5 hari seluruh kecamatan di Surabaya yang berjumlah 31 kecamatan bisa diselesaikan.

“Satu kecamatan estimasi waktunya dua jam, kita mulai jam 9 pagi dan selesai sekitar jam 11-12 malam. Dengan model ini asumsi kita lima hari target rekapitulasi 31 kecamatan di Kota Surabaya sudah selesai,” ujarnya.

Dua Kecamatan Selesai, Jokowi Unggul 70.19 Persen, Prabowo 29,81 Persen

Hasil rekapitulasi manual sementara KPU Surabaya, Selasa (30/4/2019) yang telah selesai 2 kecamatan.

Untuk hari pertama rapat, KPU Surabaya melakukan rekapitulasi atas 6 kecamatan yang ada di Kota Surabaya, yakni; Kecamatan Pakal, Bulak, Asemrowo, Gayungan, Jambangan dan Benowo.

Menjelang petang, KPU telah menyelesaikan rakapitulasi terhadap dua kecamatan, Pakal dan Bulak, dimana pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin unggul cukup telak dari pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga.

Dari dua kecamatan tersebut Jokowi-KH Ma’ruf mendapat 38.413 suara atau 70,19 persen dari total jumlah suara sah yang berjumlah 54.725 suara. Sementara, Prabowo-Sandiaga baru mengumpulkan 16.312 suara (29,81%).

Di Kecamatan Pakal dan Bulak, Jokowi Unggul Telak

Hasil rekapitulasi manual sementara KPU Surabaya, Selasa (30/4/2019) yang telah selesai 2 kecamatan.

Pasangan Jokowi-KH Ma’ruf unggul telak di dua Kecamatan di Kota Surabaya yang telah menyelesaikan rekapitulasi di KPU Surabaya, yakni Kecamatan Pakal dan Bulak.

Di Kecamatam Pakal, Jokowi-KH Ma’ruf berhasil meraih dukungan warga sebanyak 22.141 suara atau 70,77 persen dari total suara sah pemilih yang berjumlah 31.285 suara. Sementara, Prabowo-Sandiaga hanya memperoleh dukungan 9.144 suara (29,23%).

Di Kecamatan Bulak tidak jauh berbeda, Jokowi-KH Ma’ruf juga unggul telak dengan meraih 16.272 suara (69,42%), sementara Prabowo-Sandiaga mendapat 7.168 suara (30,58%).

Hasil rekapitulasi manual sementara KPU Surabaya, Selasa (30/4/2019) yang telah selesai 2 kecamatan, berdasarkan persentase jumlah suara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo dan Ratu Adil

Orang-orang besar selalu hidup dengan gagasan besar. Dalam melihat kebesaran Prabowo, tentu saja kita bisa mengamati beberapa pikiran, sikap dan langkahnya beberapa waktu terakhir ini. Diantaranya adalah pertama, Anti Impor.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.