close

PDAM Pasang Ratusan Unit AMR Cegah Pencurian Air

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Kota Surabaya memasang 300 unit alat pembacaan meter elektronik otomatis atau automatic meter reading (AMR) untuk mengantisipasi pencurian air di Kota Pahlawan.

Direktur Utama PDAM Surya Sembada Kota Surabaya Mujiaman Sukirno, di Surabaya, Kamis (14/6), mengatakan pihaknya telah menganggarkan Rp20 miliar untuk pembelian 300 unit AMR.

“Itu untuk percobaan bagi meter yang besar di atas 2 inchi,” katanya.

Menurut dia, saat ini pihaknya hanya memasang beberapa AMR di beberapa pelanggan strategis. Alat AMR sendiri diambilkan dari stok yang semula diperuntukan bagi distrik meter.


“Jadi ini kami pasang pelanggan strategis, seperti di kawasan Teluk Lamong yang dulunya sempat macet sekarang jadi lancar,” katanya.

Pemasangan AMR ini, lanjut dia, ditekankan pada perusahan yang memiliki indikasi mencuri air.

Hal itu karena kata dia, berdasarkan tes yang dilakukan, ada perusahaan yang semula satu bulan hanya mengkonsumsi 500 meter kubik, maka setelah dipasang AMR ternyata baru 15 hari sudah menghabiskan air 500 meter kubik lebih.

“Ada beberapa perusahaan yang terindikasi mencuri air. Jadi nantinya akan dipasang AMR. Mekanisme pencatannya akan terkoneksi dengan internet,” katanya.

Untuk diketahui, kebocoran air produksi PDAM per tahun mencapai Rp300 miliar atau 33 persen. Sebagian besar disebabkan oleh meter pencatat rekening air yang terpasang di persil pelanggan mengalami kerusakan.

Sementara itu, selama libur Hari Raya ldul Fitri, PDAM menyiagakan 109 satuan petugas (satgas) respons cepat yang akan menangani permasalahan pelanggan terkait pelayanan seperti air tidak keluar, pipa bocor dan sebagainya.

Mujiaman mengatakan untuk produksi air selama Lebaran akan tetap beroperasi normal, karena ada petugas operator instalasi pengolahan air minum (IPAM) Karangpilang dan IPAM Ngagel siaga 24 jam. (Ant/Su02)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Puasa: Detoksifikasi Dalam Kehidupan Bergelimang Racun

Penelitian juga menunjukkan bahwa pada saat puasa kadar DDT didapatkan meningkat dalam feses, urin dan keringat mereka yang sedang berpuasa. Ini lah salah satu manfaat utama puasa dalam bidang kesehatan, detoksifikasi, purifikasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

BPN Tiba di MK, Petugas Tutup Jalan Abdul Moeis

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Aparat gabungan menutup Jalan Abdul Moeis,...

BPN Ajukan Gugatan Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan calon...

Polisi Diminta Mengusut Kasus Pembakaran Mapolsek Tambelangan Hingga Tuntas

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa...

Jokowi Nyatakan Terbuka Untuk Bertemu Dengan Prabowo

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi menyatakan dirinya selalu terbuka...

Polisi dan TNI Tutup Jalan Menuju Kantor Kementerian dan MK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Polisi dan TNI masih menutup sejumlah...

Delapan Kompi Gabungan TNI dan Polri Disiagakan di MK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kepolisian menyiapkan delapan kompi pasukan untuk...

TERPOPULER

Viral: Video Prajurit TNI AD Cegah Polisi Keroyok Peserta Aksi 22 Mei

Diduga video tersebut terkait dengan peristiwa unjuk rasa 22 Mei yang berlangsung di Jakarta, namun tidak diketahui dimana lokasi video tersebut diambil.

BPN Undur ke MK, Pengamat: Dulu Mau Bawa 10 Truk Bukti, Satu Pun Tidak Muncul

"Dulu waktu menggugat hasil Pilpres 2014 juga dilakukan hari terakhir. Gembar-gembornya akan membawa 10 truk kontainer bukti kecurangan, ternyata satu truk pun tidak pernah muncul," kata Ari

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi