Menpora Sampaikan Orasi Ilmiah Terkait Jihad Kebangsaan

SURABAYA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menyampaikan orasi ilmiah terkait jihad kebangsaan usai menerima gelar Doktor Honoris Causa (HC) dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) di kampus setempat, Kamis (14/9).

“Pemuda harus mengambil peran dalam mengawal kebhinnekaan. Sebab pemuda dinilai memiliki tanggung jawab besar, serta bahwa pemuda seharusnya hadir sebagai ‘The Maker of Solutions’ bagi agama, masyarakat, dan bangsa,” kata Imam dalam orasi Jihad Kebangsaan berjudul “Peran Pemuda dalam Konteks Keislaman dan Keindonesiaan”.

Dalam orasi ilmiah itu, ada tiga hal yang ia soroti dan menjadi tantangan pemuda untuk berjihad kebangsaan. Pertama yaitu adanya bahaya destruktif pemuda, seperti narkoba, radikalisme, terorisme, pergaulan bebas, dan hedonisme.

Tantangan kedua, menurutnya, yaitu rendahnya kompetensi pemuda dalam bersaing di kancah global.

“Berdasarkan data BPS, jumlah pemuda yang lulus sarjana tidak lebih dari delapan persen dari total 63 juta pemuda di Indonesia,” ungkapnya.

Yang terakhir, kata dia, adalah kemajuan teknologi yang bisa disalagunakan untuk hal yang tidak tepat.

“Kemudahan mencari informasi ini, bisa dijadikan “boomerang” untuk menyebar fitnah dan kabar bohong atau “hoax”. Sehingga pemuda harus mampu memilah dan memanfaatkan teknologi dengan bijak,” ujarnya.

Rektor UINSA, Prof Abd A’la menyatakan gagasan jihad kebangsaan pemuda yang digagas Imam merupakan sebuah gagasan yang menarik.

“Gagasan itu dibangun di atas nilai-nilai Islam dan nasionalisme yang mengacu pada konsep KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tentang Pribumisasi Islam,” kata Prof Abd A’la.

Selain itu, nilai Islam diterjemahkan ke dalam sikap dan praktik toleransi, moderasi, keadilan serta komitmen untuk menjadi harmoni dengan semua pihak. Sikap dan praktik tersebut lalu diorientasikan kepada penciptaan keadaban publik melalui penguatan peradaban kemanusiaan.

“Semangat jihad kebangsaan, yang menjadi argumen besar orasi ilmiah harus digelorakan untuk memperkuat kemampuan pemuda dalam membayar lunas tanggung jawab dan perannya dalam meneguhkan keadaban publik,” ujarnya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Reuni 212, Aksi Yang Berat Terasa Ringan

Aksi reuni 212 tahun 2018 ini bukan hanya dihadiri oleh kaum muslimin, tapi juga oleh pemuka lintas agama. Sebuah spirit yang sangat besar pengaruhnya untuk perubahan bangsa ke depan. Ini sebuah bukti lagi, bahwa umat islam bukan pecundang. Umat Islam bukan teroris pemecah belah bangsa, umat islam bukan anti kebhinnekaan .....

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER